Rabu, 15 April 2026 - Pengharapan Kebangkitan Kekal
Pdt. Santy Elfrida Sitompul
Daily Bread
Hanya, janganlah memberontak kepada Tuhan dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, karena mereka akan kita telan habis; yang melindungi mereka sudah undur dari mereka, dan Tuhan menyertai kita; janganlah takut kepada mereka. (Bilangan 14 : 9)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan.
Dalam Bilangan 14:9, Yosua dan Kaleb berkata kepada bangsa Israel: “Janganlah memberontak kepada Tuhan dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu… Tuhan menyertai kita; janganlah takut kepada mereka.” Ayat ini muncul ketika bangsa Israel diliputi ketakutan setelah mendengar laporan para pengintai tentang negeri Kanaan. Mereka melihat tantangan begitu besar, sehingga lupa bahwa Tuhan yang membawa mereka keluar dari Mesir jauh lebih besar dari semua ancaman.
Seringkali kita juga hidup seperti bangsa Israel. Ketika menghadapi masalah—entah dalam pekerjaan, keluarga, kesehatan, atau pelayanan—kita lebih fokus pada “raksasa-raksasa” persoalan daripada pada kuasa Tuhan. Ketakutan membuat iman kita melemah, bahkan tanpa sadar kita mulai bersungut-sungut dan meragukan penyertaan Tuhan.
Namun melalui Yosua dan Kaleb, Tuhan mengingatkan bahwa iman sejati bukan berarti tidak ada masalah, tetapi percaya bahwa Tuhan lebih besar dari masalah. Kunci hidup beriman adalah tetap melihat Tuhan sebagai sumber kekuatan, bukan keadaan sebagai sumber ketakutan.
Ada sebuah ilustrasi sederhana: seorang anak kecil berjalan di tempat gelap bersama ayahnya. Ia tidak takut, bukan karena gelap itu hilang, tetapi karena ia menggenggam tangan ayahnya. Demikian juga hidup kita—kegelapan mungkin tetap ada, tetapi kita tidak berjalan sendirian. Tuhan berjalan bersama kita.
Hari ini kita diajak untuk mengarahkan hati pada tiga hal: pertama, berhenti bersungut-sungut dan percaya pada janji Tuhan; kedua, jangan biarkan ketakutan mengalahkan iman; ketiga, hiduplah dengan keyakinan bahwa Tuhan selalu menyertai kita dalam setiap langkah.
Saudaraku, apa pun yang sedang kita hadapi saat ini, ingatlah: Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Jika Tuhan di pihak kita, tidak ada yang perlu kita takuti. Mari melangkah dengan iman, karena bersama Tuhan, kita pasti dimampukan menghadapi segala sesuatu. Amin. (JS)
Penulis
Pdt. Jarnata Sirait
Pdt. Santy Elfrida Sitompul
Pdt. Banner Siburian
Pdt. Paima Maruli Tua Pardede