“Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.” (2 Tessalonik 2:15)
Jemaat dikasihi Yesus Kristus, kita harus sadari bahwa kita menjadi pengikut Kristus hari ini bukanlah sesuatu yang kebetulan. Bukan pula hanya karena orang tua kita sudah menjadi Kristen terlebih dahulu. Kita harus mengimani bahwa kita menjadi orang Kristen karena Tuhan Yesus memanggil dan memilih kita. Artinya, kita adalah orang yang sudah dipilih dan dipanggil untuk ambil bagian dalam segala rencana dan kehendakNya. Kita istimewa dan berharga di mata Tuhan yang telah memilih kita dibandingkan milliaran manusia yang hidup saat ini.
Sebagai orang yang dipilih dan dipanggil, maka kita harus merespon semuanya itu dengan berdiri teguh dan berpegang pada ajaran-ajaran yang kita terima tentang Firman Tuhan. Itulah wujud nyata bahwa panggilan dan pemilihan itu tidak mengecewakan Tuhan. Ajaran Kristus itu tidak hanya formalitas saja, atau topeng sandiwara saja, tetapi benar-benar dihidupi dengan sungguh. Dimana ajaran Kristus itu menjadi senjata dan dasar kehidupan yang berguna untuk meneguhkan, menopang, mengingatkan bahkan menghukum kita ketika menjalani kehidupan.
Dunia ini penuh dengan godaan dan kenikmatan yang bisa membuat kita melepaskan hak istimewa panggilan dan pemilihan Tuhan itu. Misalnya: karena jabatan, ada orang meninggal imannya dan menjadi agama lain; oleh karena jodoh, seorang laki-laki atau perempuan bisa saja meninggalkan agamanya; oleh karena kekayaan, ada orang meninggalkan imannya. Itulah sebabnya, Firman Tuhan hari ini dengan tegas mengatakan kepada kita, supaya berdiri teguh dan selalu berpengang pada ajaran Kristus apapun yang terjadi. Sebab ajaran Kristus yang kita hidup itulah yang akan menghantarkan kita masuk dalam Sorga yang kekal. Kenikmatan dunia ini hanya sementara, tetapi kenikmatan Sorga, kekal adanya. Oleh karena itu, jangan pernah sia-siakan pemanggilan dan pemilihan Tuhan itu kepada kita, hidupi dengan sungguh dan imanilah.