Sabtu, 17 Oktober 2026 - BERLINDUNG DI BAWAH SAYAP TUHAN
Pdt. Jarnata Sirait, S.Th
Daily Bread
Pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan benar yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmatNya melalui permandian kelahiran kembali dan melalui pembaruan yang dikerjakan oleh Roh kudus
(Titus 3 : 5)
Saudara yang terkasih di dalam Nama Tuhan kita Yesus Kristus, salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman, semoga hidup kita dinaungi oleh kasih Tuhan. Keselamatan adalah karya dan kasih Tuhan bukan pekerjaan dan usaha manusia. Apakah manusia dapat memperoleh keselamatan hanya karena melakukan perbuatan baik? Setiap manusia ingin memperoleh keselamatan, karena itu banyak orang berusaha melakukan kebaikan, rajin beribadah, memberikan persembahan, membantu sesama, dan menjauhi kejahatan. Jelasnya bahwa keselamatan bukan datang dari kebaikan kita tetapi karena kasih Allah yang diberikan kepada kita.
Paulus menjelaskan bahwa keselamatan dan kasih karunia Tuhan tidak dapat dibeli dengan perbuatan baik yang kita lakukan dan juga tidak boleh dijadikan sebagai dasar untuk memperoleh keselamatan dari Allah. Efesus 2: 8-9, menegaskan bahwa kita diselamatkan oleh karena kasih karunia melalui iman bukan karena kerja keras manusia. Perbuatan baik adalah sebagai ungkapan rasa syukur atas keselamatan yang kita terima bukan sebagai alat untuk membeli keselamatan. Perbuatan baik bukanlah akar keselamatan, melainkan buah dari keselamatan yang telah kita terima.
Saudaraku terkasih, Allah tidak menunggu manusia menjadi sempurna terlebih dahulu baru kemudian mengasihi Allah, justru ketika manusia masih berdosa, Allah telah mengambil tindakan untuk menyelamatkan. Jangan pernah berpikir bahwa masa lalu kita terlalu buruk sehingga Allah tidak mengampuni kita. Kasih Allah tidak diberikan karena manusia layak menerimanya, tetapi karena Allah sendiri penuh belas kasihan. Keselamatan yang diberikan Allah tidak hanya berbicara tentang pengampunan dosa tetapi juga tentang perubahan hidup manusia. Oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Inilah tanda bahwa keselamatan Allah menghasilkan perubahan nyata dalam kehidupan seseorang. Orang yang dulu hidup dalam kesombongan mulai belajar merendahkan diri. Amin (TS).
Penulis
Gr. Tumpal Sitanggang
Pdt. Jarnata Sirait, S.Th
Pdt. Eva Marlina Sinaga, S.Th
Pdt. Linda Silaban, S.Th., M.M