Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renunganMazmur 121:2
“Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.” (Mazmur 121:2)
TUHAN SUMBER PERTOLONGANKUSaudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, ketika kita mengalami sebuah permasalahan- permasalahan hidup seperti masalah ekonomi yang menurun, sakit-penyakit, masalah keluarga, lingkungan sekitar yang bisa membuat kita resah, tentu kita merasa cemas, takut bahkan kehilangan harapan. Mazmur 121 merupakan salah satu nyanyian ziarah yang dinyanyikan oleh orang-orang Israel ketika mereka melakukan perjalanan ke Yerusalem untuk merayakan perayaan-perayaan utama seperti Paskah, Pentakosta, dan hari raya pondok daun (Ul. 16:117). Perjalanan ini penuh dengan tantangan bahaya kekeringan, tersesat, ancaman binatang buas atau bahkan perampokan.
Jika kita mau jujur, pertolongan yang kita harapkan dari Tuhan adalah sebuah proses pertolongan yang memberi kita kemudahan solusi. Tuhan tidak pernah kekurangan cara dan metode dalam menolong kita. Ia punya banyak cara dan metode. Hal yang menjadi perhatian Tuhan adalah karakter kita; bagaimana kita menyerahkan segala pergumulan hidup kita? Lalu bagaimana pandangan kita sebagai orang percaya bahwa Tuhan adalah pertolongan kita?
Sebagai orang percaya, langkah yang dapat kita lakukan adalah sebagai Mengandalkan Tuhan dalam setiap situasi. Kita harus memercayakan segala aspek kehidupan kepada-Nya, baik dalam suka maupun duka; bahwa Tuhan akan memberikan pertolongan tepat pada waktunya dan sesuai kehendak-Nya. Tuhan adalah sumber pertolongan utama. Hal ini mengajarkan kita bahwa untuk menghadapi kesulitan, ketidakpastian, atau keputusan, kita diajak untuk tidak mencari pertolongan utama dari kekuatan manusia, materi, atau logika kita sendiri melainkan dari Tuhan, sang Pemilik kehidupan kita. Allah memiliki kuasa atas segala kehidupan kita, sehingga tidak ada masalah yang terlalu besar bagi- Nya. Adanya pengakuan karya kebesaran Allah dalam hidup. Kita harus meyakini setiap karya-karya Allah ada dalam hidup kita, di mana Tuhan adalah penjaga yang setia yang memberikan kita kekuatan untuk menghadapi segala rintangan- rintangan hidup kita. Amin. (PMP)
Penulis
Pdt. Paima Maruli Tua Pardede
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (Hesekiel 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan