Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renunganTitus 3: 4 - 5
KASIH YANG MENYELAMATKAN
“Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmatNya oleh permandian kelahiran kembali oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus”. (Titus 3: 4 - 5)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Sering kali kita menganggap bahwa keselamatan adalah upah bagi orang yang hidup baik. Semakin rajin ke gereja, semakin aktif melayani, semakin banyak berbuat baik, maka semakin layak diselamatkan. Namun Firman Tuhan hari ini menegaskan bahwa keselamatan bukan hasil usaha manusia, melainkan karya kasih Allah semata. Keselamatan dimulai bukan dari pertobatan manusia, melainkan dari hati Allah yang penuh kasih. Allah tidak menunggu manusia menjadi lebih baik, tetapi kasih Allah lebih dahulu nyata, bahkan saat manusia masih jauh dari-Nya. Jika keselamatan karena perbuatan baik, maka manusia bisa membanggakan dirinya dan Kasih karunia Tuhan akan kehilangan maknanya.
Saudaraku, kita diselamatkan bukan karena kita sempurna, bukan hasil usaha manusia, dan bukan juga karena perbuatan benar yang telah kita lakukan. Keselamatan adalah inisiatif Allah, karena kemurahan dan kasih Allah yang dinyatakan kepada kita. Sebagai orang yang telah diselamatkan Allah kita harus menunjukkan kasih Allah dalam perjalanan hidup kita, berbuat baik dan mampu mengasihi sesama. Kita berbuat baik bukan supaya kita diselamatkan tetapi kita berbuat baik karena sudah diselamatkan. Keselamatan adalah pemberian cuma-cuma dari Allah.
Firman hari ini mengingatkan kita bahwa keselamatan berakar pada kasih Allah dan diberikan oleh rahmat Allah yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Roh Kuduslah yang memperbaharui hati, pikiran, dan arah hidup kita kepada Tuhan. Mari hiduplah dengan hati yang bersyukur, memiliki iman yang rendah hati dan taat kepada Allah. Tuhan memberkati kita. Amen (ES)
Penulis
Pdt. Eva Marlina Sinaga
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (Hesekiel 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan