Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renunganZefanya 3 : 17
“TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai.” (Zefanya 3 : 17)
TUHAN ADALAH PENYELAMATKUSaudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Segala yang Tuhan Allah perbuat dalam perputaran waktu di dunia ini, termasuk perjalanan hidup umat manusia baik dalam suka maupun duka adalah wujud kasih setia-Nya dalam kebenaran. Kasih setia Tuhan bersifat aktif dan tidak pernah berhenti. Firman Tuhan menyatakan bahwa tidak ada seorang pun yang dapat membatasi karya-Nya. Tuhan bebas memilih dan memakai siapa saja untuk memuliakan nama-Nya. Segala tindakan-Nya pasti menghasilkan buah, termasuk karya penyelamatan-Nya bagi umat pilihan-Nya.
Firman ini mengingatkan kita bahwa Tuhan Allah tidak jauh dari kita, melainkan hadir dan tinggal di tengah-tengah umat-Nya. Hadirat-Nya membawa ketenangan, rasa aman, dan sukacita yang sejati, meskipun dunia di sekitar kita penuh dengan kegelisahan, masalah, dan kekhawatiran yang seringkali melelahkan hati. Ia juga digambarkan sebagai Pahlawan yang perkasa, yang bukan hanya berdiam diri, tetapi berperang untuk menyelamatkan kita. Kasih-Nya selalu diwujudkan dalam tindakan nyata: melindungi kita dari marabahaya, menopang saat kita lemah, dan memulihkan setiap bagian hidup yang hancur. Di dalam kelemahan manusia, kuasa Allah nyata menguatkan dan meneguhkan langkah kita.
Lebih dari itu, ayat ini menyatakan bahwa Allah sendiri bersukacita atas kita. Ia bergirang dan bernyanyi karena kasih-Nya yang begitu besar, sebuah ungkapan betapa berharganya kita di hadapan-Nya. Biarlah kebenaran ini menggerakkan hati kita untuk senantiasa bersyukur, menyambut kasih-Nya, dan hidup dalam damai serta sukacita bersama Dia setiap hari. Oleh Karena itu, dalam segala pergumulan dan ketidakpastian hidup, marilah kita bersandar penuh kepada Tuhan, sumber kasih, kekuatan, dan sukacita sejati., dan yang memberi kelegaan bagi kita semua Amin. (SES)
Penulis
Pdt. Santy Elfrida Sitompul
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (Hesekiel 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan