PEMBEKALAN GSM HKBP RESSORT MEDAN: âPELAYAN ANAK YANG BERINTEGRITASâ
Pdt. Augustina Simaremare, S.Th
Daily Bread
âKarena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah iblis, maka ia akan lari dari padamu.â (Yakobus 4:7)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Saudaraku, sesungguhnya bagi umat Kristen, setiap hari kita selalu diperhadapkan dengan dua pilihan hidup, apakah hidup dengan tunduk kepada Allah atau hidup yang mengikuti kehendak iblis. Hal ini mengingatkan kita akan peristiwa Adam dan Hawa, ketika manusia jatuh dalam dosa. Oleh sebab keinginan yang mengikuti kehendak iblis membawa manusia pada ketidaktaatan akan perintah Allah dan menyebabkan murka Allah. Bahkan kitab 1 Petrus 5:8 juga mengingatkan agar kita sadar dan berjaga-jaga, sebab lawan kita si iblis berjalan keliling seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
Saudaraku! Perihal tunduk kepada Allah bukan saja menyangkut aspek ketaatan, namun juga pengakuan bahwa Dialah Allah yang Maha Kuasa. Pengakuan ini penting untuk mengajak orang Kristen tidak mengandalkan diri sendiri ketika menghadapi berbagai godaan si iblis, yang salah satunya bersumber dari segala keinginan maupun hawa nafsu kita. Istilah âtundukâ dari kata âhupatassoâ berarti suatu kesadaran bahwa orang percaya berada di bawah kendali dan otoritas Allah. Mengakui kuasa Allah berarti juga mengandung pengakuan bahwa tidak ada kuasa pada diri kita, sehingga orientasi iman tidak lagi pada ke-akuan-ku, tapi pada Allah saja. Surat Yakobus ini juga mengingatkan orang percaya bahwa iblis dan kuasanya telah dikalahkan dan menjadi tumpuan kaki Allah (Mzm.110:1-2). Tentu saja ini pun mengingatkan kita akan otoritas kebangkitan Kristus yang adalah juga proklamasi kemenanganNya atas kuasa iblis.
Saudaraku! Setiap saat iblis selalu berupaya untuk memperdaya kita dengan segala siasatnya, terutama oleh keinginan dan impian-impian kita. Tetapi firman hari ini mengingatkan kita cara agar godaan iblis lari dari hadapan kita, yaitu dengan tunduk kepada Allah. Sadarilah bahwa dari diri kita sendiri tidak akan mampu mengalahkan kuasa si iblis, namun ingatlah bahwa Yesus telah memenangkan peperangan melawan iblis dengan mengatakan âEnyahlah kau iblisâ. Maka jadilah pemenang atas kuasa iblis dan segala jeratnya bersama Yesus. Rendahkanlah dirimu di bawah kuasa Yesus dan taatlah akan firmanNya. Selamat berjuang dalam iman hari ini!Amin! (AS)
Penulis
Pdt. Augustina Simaremare, S.Th
Pdt. Augustina Simaremare, S.Th
Administrator
Pdt. Linda Silaban, S.Th., M.M