(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Selasa, 1 September 2026 - Hati Yang Baru Dan Roh Yang Baru

01 Sep 2026 00:30 👁 50 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Selasa, 1 September 2026 - Hati Yang Baru Dan Roh Yang Baru

Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan Roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat
(Yehezkiel 36 : 26)

Jemaat yang dikasihi Tuhan, latar belakang nats ini adalah nubuatan nabi Yeremia kepada bangsa Israel. Yeremia harus menyampaikan seluruh ucapan Tuhan Allah kepada bangsa Israel bahwa bangsa itu akan dihukum, tetapi juga akan dipulihkan oleh Tuhan Allah. Bangsa Israel akan dihancurkan oleh Babel dan kota Yerusalem akan hancur, karena bangsa itu hidup dengan ketidaktaatan kepada Tuhan. Mereka menyembah berhala, melakukan kejahatan berupa perampasan, ketidakadilan, sewenang-wenang, menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, hukum yang tidak berjalan terhadap para penguasa, imam yang berlaku curang, dan sebagainya. Mereka hidup dengan melakukan kejahatan, denagan keras hati dan tegar tengkuk. Maka murka Tuhan turun atas bangsa itu. Yeremia menyuarakan hal itu kepada mereka melalui suara kenabiannya. Bangsa itu akan dibuang ke Babel, Tuhan memalingkan wajahNya dari Israel. Tetapi penghukuman yang dilakukan oleh Tuhan Allah kepada bangsa itu bukanlah untuk membinasakan mereka, tetapi justru untuk mentahirkan mereka, membaharui mereka. Karena kemudian Tuhan memberikan kepada bangsa itu hati yang baru dan Roh yang baru.

Hal ini menunjukkan kuasa Tuhan Allah kepada seluruh bangsa, bahwa Tuhan sanggup mengubah segala sesuatu, termasuk terhadap umatNya. Inisiatif penyelamatan dan pembaharuan bangsa Israel datang dari Tuhan Allah sendiri, bukan karena kekuatan dan kemampuan bangsa itu. Bangsa itu bertransformasi;  tidak lagi memiliki hati yang keras , tetapi memiliki hati yang taat dan setia kepada Tuhan. Tidak lagi tegar tengkuk, tetapi menyadari segala dosa dan perbuatannya.Perubahan dan pembaharuan bangsa itu terjadi setelah ditahirkan. Melalui hukuman dan pemulihan bangsa itu jadi menyadari kekuasaan Tuhan Allah, kemurahan dan KebaikanNya, dan bahwa Tuhan Allah itu setia. Roh Tuhan yang menuntun, mengajari dan membimbing hati dan pikiran mereka, sehingga hidup dalam ketaatan dan kesetiaan kepada Tuhan. Inilah perbuatan Tuhan Allah yang mengasihi umatNya.

Jemaat yang dikasihi Tuhan, tentu saja dampak yang besar terjadi ketika sebuah bangsa, atau seseorang hidup dalam ketaatan dan kesetiaan kepada Tuhan. Hidupnya akan memancarkan terang, membawa kedamaian, penuh kasih, dan menjadi teladan iman di dalam kehidupannya. Kehadiran seseorang yang sudah mengalami pembaharuan dalam hidupnya akan menjadi berkat bagi orang-orang disekelilingnya.Hidupnya dipakai Tuhan menjadi berkat bagi dunia dan sesamanya, menjadi perpanjangan tangan Tuhan ditengah-tengah dunia ini. Maka melalui nats ini, kita diingatkan agar selalu memohon kepada Tuhan agar hati kita dibaharui, diubahkan agar memiliki hati yang baru, memiliki hati yang taat dan setia, hati yang memuliakan Tuhan Allah di dalam kehidupan. Itu semua bisa terjadi bukan karena kekuatan dan kemampuan kita tapi karena kasih Tuhan di dalam Tuhan Yesus Kristus Tuhan kita.Amin.

Pdt. Linda Silaban, S.Th., M.M

Penulis

Pdt. Linda Silaban, S.Th., M.M

Artikel Lainnya