(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Senin, 28 September 2026 - KEMERDEKAAN SEJATI DALAM TUHAN

28 Sep 2026 00:30 👁 12 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Senin, 28 September 2026 - KEMERDEKAAN SEJATI DALAM TUHAN

“Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.” (Galatia 5: 13)

Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Bulan lalu kita merayakan hari kemerdekaan Indonesia, dimana menggambarkan bahwa kita tidak lagi diperbudak oleh bangsa lain, begidtu juga dalam iman kita juga seharusnya sudah merdeka dan kita telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih. Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!" Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.” Demikian Firman Tuhan buat seluruh umat Kristiani yang ada di Indonesia. Kita melihat bahwa Rasul Paulus menulis kitab Galatia di bawah perikopnya Kemerdekaan Kristen.

Nats ini  mengingatkan kita akan panggilan untuk melayani satu sama lain dengan kasih. Kemerdekaan dalam Kristus tidak dimaksudkan untuk memberikan kebebasan untuk memuaskan hawa nafsu, tetapi untuk melayani sesama dengan kasih. Ini mengajarkan bahwa tanggung jawab kita sebagai orang percaya tidak hanya kepada diri sediri tetapi juga kepada komunitas iman. Dengan demikian kemerdekaan sejati menurut Kristen bukan hanya pembebasan dari penjajahan, atau penindasan fisik, tetapi juga pembebasan dari perbudakan dosa dan kuasa kegelapan. Sebagai orang percaya, kita dimerdekakan untuk hidup dalam kebenaran, melayani Tuhan, dan mengasihi sesama serta memiliki sukacita, harapan, dan kekuatan dalam hidup.

 Maka pada hari ini, kita dipanggil untuk ikut merdeka. Kenapa? Karena kita dilepaskan dari lumpur dosa. Kita bebas untuk memuliakan Tuhan. Kita bebas untuk berdoa. Kita bebas untuk memberitakan Firman. Dalam ayat ke-14, dikatakan bahwa “Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!" Artinya kita dimerdekakan untuk saling mengasihi. Amin. (ARS)

Pdt Alfi Ade Riyandhi Sitorus, S.Th

Penulis

Pdt Alfi Ade Riyandhi Sitorus, S.Th

Artikel Lainnya