(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Selasa, 27 Oktober 2026 - TUHAN MENGASIHI KITA

27 Oct 2026 00:30 👁 16 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Selasa, 27 Oktober 2026 - TUHAN MENGASIHI KITA

Karena sungguhpun kami jadi budak, tetapi di dalam perbudakan itu kami tidak ditinggalkan Allah kami. Ia membuat kami disayangi oleh raja-raja Persia, sehingga kami mendapat kelegaan untuk membangun rumah Allah kami dan menegakkan kembali reruntuhannya, dan diberi tembok pelindung di Yehuda dan di Yerusalem (Esra 9:9)

Saudara yang terkasih di dalam Nama Tuhan kita Yesus Kristus, salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman, semoga hidup kita dinaungi oleh kasih Tuhan. Tuhan adalah kasih, dan tidak terukur kasih setiaNya. kalimat ini sering kita dengar dalam kehidupan kita sehari-hari dan terbukti melalui nas hari ini, bahwa Tuhan tidak membiarkan umatNya tapi selalu dijaga dan dipelihara. Tuhan tidak menghitung dosa yang dilakukan Israel tapi Tuhan menunjukkan bahwa Ia tidak meninggalkan Israel.

Awal dari hukuman Allah adalah perbuatan jahat Israel sehingga harus dihukum dan dibuang dijajah bangsa lain, tujuan Tuhan bukan untuk menghancurkan tapi sebagai proses mendidik dan membentuk Israel menjadi umat yang dikehendaki Allah, menjadi bangsa yang taat dan tunduk kepada perintah dan laranganNya. Tuhan memakai bangsa lain untuk pembentukan jati diri Israel sebagai umat pilihan Allah. Israel dijadikan Tuhan sebagai status bangsa buangan, bangsa yang jauh dari tempat leluhur, jauh dari peribadahan, tidak merasakan kemerdekaan dan tidak memperoleh kebebasan.

Apakah Tuhan membiarkan Umat Israel dalam pembuangan? Nas hari ini mengajarkan bahwa Tuhan tidak meninggalkan umat Israel. Tuhan memakai caraNya sendiri untuk membuktikan kasihNya kepada Isarel, di mana raja-raja Persia menyayangi Israel sehingga mereka mendapat kelegaan untuk membangun Rumah Tuhan dan mendirikan kembali tembok Yerusalem yang sudah runtuh. Tuhan mengasihi Israel bukan untuk kebebasan semata, akan tetapi agar Israel melakukan pekerjaan Tuhan, memenuhi tanggungjawabnya kepada Tuhan, mensyukuri kasih Tuhan dengan membenahi persekutuan melalui peribadahan. Kita semua adalah umat yang dikasihi Tuhan, marilah berbuat kepada Tuhan, berdirilah di dalam iman yang teguh. Amin (TS).

Gr. Tumpal Sitanggang

Penulis

Gr. Tumpal Sitanggang

Artikel Lainnya