(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Sabtu, 25 Juli 2026 - Tuhan Tidak Pernah Lupa Memulihkan

25 Jul 2026 00:30 👁 5 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Sabtu, 25 Juli 2026 - Tuhan Tidak Pernah Lupa Memulihkan

Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: “Terpujilah Tuhan, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel.” Rut 4:14

Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan.

Firman Tuhan hari ini membawa kita melihat kasih Tuhan yang memulihkan hidup Naomi. Dahulu Naomi pulang ke Betlehem dengan hati yang hancur. Ia kehilangan suami dan kedua anaknya. Hidupnya terasa pahit, kosong, dan tanpa harapan. Bahkan ia pernah berkata agar dirinya disebut Mara, karena hidupnya penuh kepahitan.

Namun Tuhan tidak berhenti bekerja. Melalui kesetiaan Rut, kebaikan Boas, dan kelahiran seorang anak dalam keluarga itu, Tuhan menunjukkan bahwa Ia sanggup memulihkan hidup yang telah remuk. Perempuan-perempuan itu memuji Tuhan karena Naomi tidak dibiarkan tanpa penebus. Di balik air mata Naomi, Tuhan sedang menyiapkan sukacita baru.

Renungan ini mengingatkan kita bahwa penderitaan bukan akhir cerita bagi orang percaya. Mungkin hari ini ada di antara kita yang sedang merasa kehilangan, gagal, kecewa, atau merasa hidup tidak lagi berarti. Tetapi jangan lupa, Tuhan melihat setiap air mata. Tuhan bekerja tidak selalu cepat menurut waktu kita, tetapi Ia bekerja tepat menurut kasih dan rencana-Nya.

Ada ilustrasi sederhana: benang kusut di tangan kita tampak sulit diperbaiki, tetapi di tangan seorang penenun, benang itu dapat menjadi kain yang indah. Demikian juga hidup kita. Di tangan Tuhan, luka, kehilangan, dan kepahitan dapat dirajut menjadi kesaksian yang indah.

Garis besar renungan ini jelas: pertama, Tuhan melihat penderitaan umat-Nya; kedua, Tuhan menyediakan penebus dan jalan pemulihan; ketiga, hidup yang dipulihkan harus membawa pujian bagi nama Tuhan.

Saudaraku, jangan menyerah dalam kepahitan. Percayalah, Tuhan tidak pernah lupa memulihkan. Amin.

Pdt. Jarnata Sirait, S.Th

Penulis

Pdt. Jarnata Sirait, S.Th

Artikel Lainnya