(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Rabu, 22 Juli 2026 - KELEGAAN SEJATI DI DALAM KRISTUS

22 Jul 2026 00:30 👁 8 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Rabu, 22 Juli 2026 - KELEGAAN SEJATI DI DALAM KRISTUS

 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan. (Matius 11: 28 - 30)

Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Dalam dunia ini, ketika kita merasa kelelahan ada banyak cara ditawarkan untuk menghilangkan rasa lelah. Ada yang mencari hiburan, ada yang mengejar liburan, ada yang melarikan diri dengan kesibukan, ada yang mencari pelarian dalam harta, jabatan, bahkan hal-hal yang merusak hidup. Namun setelah semuanya berlalu, hati tetap kosong dan hampa. Di tengah keadaan seperti itu, Yesus datang memanggil orang-orang yang sedang lelah, bukan hanya lelah fisik tetapi juga lelah jiwa. Di tengah beban itu, Yesus berkata, "Aku akan memberi kelegaan kepadamu." Kelegaan sejati adalah hati yang tetap tenang karena mengetahui bahwa Tuhan menyertai. Itulah sebabnya banyak orang percaya tetap kuat meskipun menghadapi penyakit dan penderitaan.

Namun, banyak orang yang menjadi bingung mengapa setelah menawarkan kelegaan, Yesus justru berkata, "Pikullah kuk yang Kupasang." Kuk adalah alat kayu yang dipasang pada dua ekor lembu agar berjalan bersama. Dalam pengertian rohani, kuk melambangkan hidup di bawah pimpinan Yesus. Artinya, kelegaan bukan diperoleh dengan hidup sesuka hati, tetapi dengan menyerahkan hidup kepada Kristus. Saat kita menyerahkan hidup kepada Tuhan, kita belajar untuk percaya bahwa kehendak-Nya lebih baik daripada kehendak kita.

Saudaraku, Bila hari ini hati kita lelah, datanglah kepada Yesus. Bila keluarga kita sedang menghadapi pergumulan, datanglah kepada Yesus. Bila kita kehilangan harapan, datanglah kepada Yesus. Karena hanya Dia yang mampu memberikan kelegaan, ketenangan, dan damai yang tidak dapat diberikan oleh dunia. Amin. (ES)

Pdt. Eva Marlina Sinaga, S.Th

Penulis

Pdt. Eva Marlina Sinaga, S.Th

Artikel Lainnya