(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Rabu, 16 September 2026 - KELIMPAHAN YANG SEJATI

16 Sep 2026 00:30 👁 24 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Rabu, 16 September 2026 - KELIMPAHAN YANG SEJATI

“Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." (Yohanes 10:10)

Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami. Kiranya kasih karunia Tuhan senantia menaungi hidup kita. Saudaraku! Setiap hari, kita dikelilingi oleh tawaran dunia tentang arti "hidup yang kelimpahan." Iklan di media sosial, standar kesuksesan lingkungan, hingga ambisi pribadi sering kali mengarahkan kita bahwa kelimpahan itu diukur dari angka di rekening, status jabatan, atau kenyamanan materi. Namun, mengapa banyak orang yang telah mencapai semua itu justru merasa hampa?

Dalam Yohanes 10:10, Yesus memberikan kontras yang sangat tajam antara dua visi kehidupan.

Pertama, ada "pencuri" yang datang untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan.

Pencuri ini tidak selalu berbentuk sosok yang menakutkan. Ia bisa berupa kekhawatiran, kepalsuan dunia, atau ego kita sendiri. Visi dari si pencuri ini adalah ilusi. Ia menawarkan kesenangan sesaat, namun perlahan-lahan mencuri kedamaian kita, membunuh sukacita kita, dan membinasakan masa depan kita. Ketika kita mengejar standar dunia secara buta, kita sedang membiarkan pencuri itu merampas kehidupan kita yang berharga.

Kedua, ada Yesus yang datang dengan tujuan yang sepenuhnya berbeda: "supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." Kelimpahan yang Yesus tawarkan bukanlah tentang kemewahan lahiriah, melainkan kualitas hidup batiniah.

Hidup yang melimpah bersama Yesus adalah hidup yang dipenuhi oleh ketenangan di tengah badai, sukacita yang tidak bergantung pada situasi, dan kepuasan jiwa karena tahu bahwa kita dikasihi oleh Sang Gembala Agung. Ini adalah hidup yang terkoneksi dengan sumber kehidupan itu sendiri.

Hari ini, mari kita periksa hati kita apakah kita sedang kelelahan mengejar ilusi dunia yang melelahkan jiwa, ataukah kita mau datang kepada Yesus dan menikmati ketenangan yang Ia tawarkan? Kelimpahan sejati dimulai saat kita mengizinkan Yesus memimpin setiap langkah hidup kita. Amin (JRT)

Pdt. Jusuf Roy Turnip, S.Th

Penulis

Pdt. Jusuf Roy Turnip, S.Th

Artikel Lainnya