Tata Ibadah dan Warta Jemaat, Minggu 26 Juli 2026
Administrator
Renungan & Khotbah
KARYA ALLAH BAGI ORANG PILIHANNYA
(Roma 8:26-30)
Saudaraku yang kekasih ! Selamat minggu bagi kita semua. Minggu ini menyerukan bahwa Allah senantiasa berkarya bagi kita orang-orang pilihanNya. Apa itu ?
Tuhan mengaruniakan kita Roh Kudus untuk membantu kita dalam berbagai kelemahan kita. Sungguh, kita tidak tahu persis apakah permohonan kita kepada Tuhan sudah pasti yang terbaik bagi kita. Ada kalanya yang baik menurut perhitungan kita, justru menjadi pintu petaka bagi kita.
Tetapi syukur bagi Tuhan. Roh itu menolong kita untuk menyampaikan keluhan-keluhan kita yang tidak terucapkan. Roh bekerja di dalam diri kita, agar kepada kita diberi Tuhan yang terbaik sesuai dengan kehendakNya.
Karena itulah disebut dalam ayat 26: “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan”.
Di situlah kita mengerti bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah (Roma 8:28).
Saudaraku ! Ini anekdot antara dewa dan penasehatnya. Sang dewa menghadapi banyak permintaan orang. Dewa pun lelah. Penasehat merasa iba dan ingin mengganti peran dewa, agar bebannya berkurang. Mereka pun berganti peran. Syaratnya, penasehat sama sekali tidak boleh berbicara sedikitpun akan apa yang dia lihat dan dengar.
Setelah berganti peran, suatu hari, datanglah seorang saudagar kaya untuk berdoa. Namun kantong uangnya tertinggal. Penasehat ingin sekali memanggilnya, namun dia menahan diri. Kemudian datang seorang miskin untuk berdoa. Saat mau pulang, ia menemukan uang tadi dan mengambilnya.
Setelah itu, datanglah seorang pemuda yang hendak berlayar jauh, berdoa memohon keselamatan. Tiba-tiba saudagar tadi masuk dan mencengkram leher pemuda itu, dan memaksanya mengembalikan uangnya.
Mereka pun bertengkar hebat. Penasehat pun bicara. Maka, saudagar itu pun mencari si miskin dan pemuda itu bergegas pergi. Kata dewa kepada penasehat: “Saudagar itu hanya menghamburkan uang. Orang miskin itu membutuhkannya. Dan bila pemuda itu tadi bertengkar lama, ia akan selamat, sebab kapal yang ditumpanginya itu sedang tenggelam.”
Saudaraku ! Di balik semua peristiwa, ada rahasia hidup yang tak terselami. Yang kita anggap paling baik, acap malah mengecewakan. Semua yang kita alami, untung atau malang, di dalamnya Allah turut bekerja mendatangkan kebaikan bagi kita. Tuhan menghendaki kebaikan bagi kita.
Kita harus percaya, baik untung atau malang, semua itu ada dalam kendali atau “by design” dari Tuhan. Di balik semua peristiwa terkandung rahasia kehidupan. Kita sering menganggap apa yang kita lakukan adalah yang terbaik, namun kenyataannya kadang justru terbalik.
Kita adalah orang-orang pilihan Tuhan. Sebagai orang pilihan, Tuhan turut berkarya bagi kita demi kebaikan kita. Bahkan, semua orang yang telah dipilihNya dari semula, telah ditentukanNya untuk menjadi serupa dengan gambaran AnakNya (ay 29). Dan mereka yang telah ditentukan dari semula, mereka juga dipanggilNya, dibenarkan dan dimuliakanNya (ayat 30).
Saudaraku yang kekasih ! Roh Kudus berkarya dalam hidup kita, agar kita tidak putus pengharapan. Penderitaan misalnya akan selalu saja kita hadapi. Kita memaknai penderitaan bukanlah sebagai kiamat. Sebaliknya, dalam bingkai pengharapan, kita akan memandangnya secara berbeda. Kita melihat bahwa selalu ada secercah harapan di balik penderitaan itu.
Penderitaan pun bagi kita merupakan momentum untuk menunjukkan kualitas iman sekaligus momentum berserah kepada Allah. Dalam segala sesuatu, Roh itu membantu dan turut bekerja demi kebaikan kita. Roh Kudus menolong kita melangkah dan mengambil Keputusan-keputusan dalam hidup ini. Roh Kudus menguatkan kita dalam berbagai pergumulan hidup, bahwa dibalik semua itu ada rencana indah dari Tuhan kepada kita.
Dalam segala hal, baik atau buruk, derita dan sukacita, semua itu dapat dibangun dan di-“design” Tuhan guna kebaikan kita. Tuhan tak pernah diam. Seburuk apapun situasi yang kita alami, sedahsyat apapun kuasa yang kita hadapi, kita sesungguhnya tidak pernah lepas dari kasih Allah.
Tuhan mendatangkan panas dan hujan baik bagi orang benar maupun orang jahat, bagi orang yang mengasihi Dia atau tidak. Laksana bangunan, semua sama-sama dipanggang matahari, diterpa hujan dan diterjang angin. Namun, tak selalu semua bangunan itu runtuh. Sebagian tetap bertahan dan berdiri kokoh. Mengapa ? Ya, ada yang didirikan di atas pasir, namun ada juga yang didirikan di atas batu yang kokoh.
Rasakan dan hayatilah senantiasa karya Allah dalam hidupmu. Kiranya Roh Kudus menolong kita melihat karya Allah itu, yang senantiasa setia merancang kebaikan bagi kita dalam lika-liku hidup ini. Amin !
Penulis
Pdt. Banner Siburian, M.Th