(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Kamis, 21 Mei 2026 - LAWAN DOSA BERSAMA YESUS

21 May 2026 00:30 👁 10 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Kamis, 21 Mei 2026 - LAWAN DOSA BERSAMA YESUS

“Anak-anakKu, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil.” (1 Yohanes 2:1)

 LAWAN DOSA BERSAMA YESUS 

Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Surat 1 Yohanes ditulis oleh rasul Yohanes pada waktu ia tinggal di Efesus, yakni antara tahun 80-90. Surat ini ditujukan kepada orang-orang yang sudah mengenal Kristus secara pribadi. Hal ini dapat dilihat melalui sapaan “hai anak-anakku” di awal nas ini. Yohanes merasakan kedekatan secara rohani kepada mereka dan hendak mengingatkan mereka agar tetap kuat dan bertahan menjaga diri dalam kekudusan hidup juga perkataan, sehingga tidak mudah tergoda oleh para pengajar sesat yang sedang mengancam mereka saat itu untuk jatuh ke dalam dosa. Yohanes merasa perlu untuk mengingatkan tentang hidup yang tidak lagi dikuasai dosa, sebab dosa telah dikalahkan oleh Pengantara kita, yaitu Yesus Kristus melalui kematian dan kebangkitanNya. Yohanes mendengar bahwa ada ajaran-ajaran sesat pada waktu itu yang meragukan Keilahian Kristus, seperti Doketisme dan Gnostik, yang kemudian mempengaruhi cara hidup orang-orang Kristen.

Saudaraku! Mengenal Allah secara benar itu penting, sehingga tidak mudah menggoyahkan iman dan kesetiaan kita apabila muncul berbagai ajaran yang membuat pengenalan tentang Allah menjadi kabur sehingga kita jatuh dan berbuat dosa. Ingatlah bahwa di dalam Yesus Kristus, kita telah ditebus dan diselamatkan dari upah dosa yaitu maut (kematian kekal). Maka, Yohanes mengingatkan agar orang-orang percaya yang sudah ditebus tidak lagi menyerahkan dirinya menjadi hamba atas dosa. Iblis senantiasa ada di sekeliling kita, dia seperti singa yang mengaum-aum, yang mencari mangsanya. Namun, orang percaya tetap menjaga relasinya dengan Kristus yang telah memenangkannya dari kuasa maut dan iblis.

Saudaraku! Setiap hari pasti ada saja yang bisa menggoda kita untuk jatuh dan berbuat dosa, tapi ingatlah bahwa bersama Yesus, kita bisa menaklukkan segala godaan dan dosa itu. Amin! (AS)

Pdt. Augustina Simaremare, S.Th

Penulis

Pdt. Augustina Simaremare, S.Th

Artikel Lainnya