Rabu, 19 Agustus 2026 - MENGUCAP SYUKURLAH DALAM SEGALA HAL
Pdt. Mangatur J Simanungkalit, S.Th
Daily Bread
“Ya Tuhan, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!” (Mazmur 18:3)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Pernahkah kita merasakan berbagai pergumulan hidup yang kelihatannya sulit teratasi dan kita hampir tak punya kekuatan untuk melewatinya? Tak terbayangkan kondisi yang demikian sehingga hidup terasa hampa dan tak bermakna, berlalu begitu saja bahkan mungkin saja hilang harapan. Daud pun pernah merasakan hal yang demikian. Sebelum Daud menuliskan Mazmur 18 ini, ia sungguh-sungguh sedang berjuang dengan hidupnya. Raja Saul telah berniat untuk membunuhnya dan tampaknya Saul memiliki segalanya untuk dengan mudah membunuh Daud, seperti senjata, prajurit dan segala kekayaannya. Tetapi Daud memiliki Tuhan di pihaknya dan ia tahu bahwa kuasa Tuhan jauh lebih dari cukup untuk melindunginya.
Saudaraku! Dalam nas hari ini, kasih dan iman Daud tampak dalam caranya melukiskan pemeliharaan Allah melalui berbagai sebutan, yaitu bukit batu, kubu pertahanan, gunung batu, perisai, tanduk keselamatan, kota benteng. Daud percaya bahwa jalan keluar dan solusi terbaik dari pergumulannya hanya berlindung pada Tuhan dan meminta pertolongan kepadaNya. Daud tidak mencari alternatif lain untuk sebuah pemeliharaan dan perlindungan, sebab Allah sanggup menyelamatkan dengan kuasaNya. Istilah Bukit batu yaitu gambaran tentang sesuatu yang tidak dapat disingkirkan oleh siapapun yang hendak mencelakai. Iman Daud meyakini bahwa Allah adalah sumber kemenangan yang tidak pernah terkalahkan oleh siapapun dan apapun juga.
Saudaraku! Mungkin saja hari ini kita sedang merasakan pergumulan yang berat atau bahkan kesulitan yang tampaknya tak ada akhirnya. Mungkin juga kita merasa sendirian dan tidak punya kekuatan apapun melampaui segala pergumulan dan kesulitan kita. Allah yang adalah benteng pertahanan dan perlindungan bagi Daud, maka Dialah Allah yang sama, yang juga melindungi dan memampukan kita menghadapi berbagai pergumulan dan kesulitan hidup kita. Allah tidak pernah meninggalkan kita, Dialah Allah yang setia. Keselamatan hanya ada padaNya, sebab Dialah yang berkuasa atas segalanya. Maka jangan menyerah, sebutlah namaNya jika engkau hampir lelah, Dialah Tuhan Allah, Gunung Batu dan Keselamatan kita.Amin! (AS)
Penulis
Pdt. Augustina Simaremare, S.Th
Pdt. Mangatur J Simanungkalit, S.Th
Pdt Alfi Ade Riyandhi Sitorus, S.Th
Pdt. Jusuf Roy Turnip, S.Th