(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Jumat, 24 April 2026 - Berakar Kuat di Dalam Kristus

24 Apr 2026 00:30 👁 454 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Jumat, 24 April 2026 - Berakar Kuat di Dalam Kristus

Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. (Kolose 2:6–7)

Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan.

Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa hidup orang percaya tidak cukup hanya “menerima” Yesus, tetapi harus terus “tinggal” di dalam Dia. Rasul Paulus memakai gambaran yang sangat indah: berakar, dibangun, dan diteguhkan dalam iman. Ini menunjukkan bahwa iman bukan sesuatu yang instan, tetapi harus bertumbuh dan dipelihara.

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita seperti tanaman yang akarnya dangkal. Ketika angin masalah datang—tekanan hidup, kegagalan, sakit penyakit, atau persoalan keluarga—iman kita mudah goyah. Mengapa? Karena akar kita belum kuat di dalam Kristus.

Ada sebuah ilustrasi: pohon yang akarnya dalam tidak mudah tumbang meski diterpa badai. Bahkan semakin badai datang, akarnya semakin mencengkeram tanah. Demikian juga orang percaya yang hidupnya berakar dalam Kristus. Ia tidak mudah goyah, karena hidupnya tertanam dalam kebenaran firman Tuhan.

Melalui renungan ini, kita diajak untuk melakukan tiga hal penting. Pertama, hidup tetap di dalam Kristus—artinya menjaga hubungan pribadi dengan Tuhan melalui doa dan firman. Kedua, berakar dan dibangun dalam iman—artinya terus belajar dan bertumbuh, tidak berhenti pada iman yang dangkal. Ketiga, hidup dengan hati yang penuh syukur—karena orang yang mengenal Kristus akan melihat segala sesuatu sebagai anugerah.

Saudaraku, iman yang kuat tidak dibangun dalam satu hari, tetapi melalui proses bersama Tuhan. Mari kita terus melekat kepada Kristus, sehingga hidup kita tidak mudah goyah, melainkan teguh dan menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (JS)

Pdt. Jarnata Sirait, S.Th

Penulis

Pdt. Jarnata Sirait, S.Th

Artikel Lainnya