Rabu, 22 April 2026 - YESUS TELADAN YANG BAIK
Gr. Tumpal Sitanggang
Daily Bread
"Kiranya TUHAN membalas perbuatanmu itu, dan kiranya engkau mendapat upah yang penuh dari TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung" (Rut 2:12 )
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus Tuhan kita ! Salam dan doa kami semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Saudaraku! Boaz berbicara kepada Rut, seorang perempuan Moab, orang asing, janda muda yang mengikuti mertuanya Naomi kembali ke tanah Israel. Rut tidak punya hak, tidak punya status, tidak punya jaminan apa pun di tanah baru itu. Yang ia miliki hanyalah satu keputusan yang ia buat dengan sepenuh hati: 'ke mana pun engkau pergi, aku pun pergi. Di mana engkau mati, aku pun mati.' Sebuah kesetiaan yang luar biasa kepada orang yang bahkan tidak bisa ia andalkan secara duniawi. Boaz melihat semua itu. Dan kata-katanya kepada Rut bukan sekadar pujian biasa, ia adalah kesaksian tentang bagaimana Tuhan melihat setiap tindakan kasih dan kesetiaan yang kita lakukan, bahkan ketika tidak ada seorang pun yang memperhatikan.
Gambaran "berlindung di bawah sayap Tuhan" adalah salah satu metafora paling indah dan paling kaya dalam seluruh Alkitab. Pemazmur menggunakannya berkali-kali: "Naungi aku dengan sayap-Mu" (Mazmur 17:8). "Di bawah naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai" (Mazmur 63:7).
Boaz berkata: 'Kiranya engkau mendapat upah yang penuh.' Ada kepercayaan di balik kata-kata itu, kepercayaan bahwa Tuhan tidak pernah melewatkan satu pun tindakan kesetiaan yang dilakukan di atas bumi ini. Rut tidak melakukan kebaikannya untuk dilihat. Ia melakukannya karena ia memang demikian, seorang perempuan yang sungguh-sungguh setia. Dan Tuhan melihat. Tidak hanya melihat, tetapi membalas dengan cara dan waktu yang jauh melampaui perhitungan Rut sendiri. Kisah Rut berakhir bukan dengan kemiskinan, tetapi dengan pemulihan, pernikahan yang bermartabat, dan kelahiran seorang anak yang masuk ke dalam silsilah Yesus Kristus. Firman ini hadir untuk mengingatkan: tidak ada kesetiaan yang tersembunyi dari mata Tuhan. Dan Ia membalas dengan upah yang penuh. Amin ! (PMP)
Penulis
Pdt. Paima Maruli Tua Pardede, S.Th
Gr. Tumpal Sitanggang
Pdt. Eva Marlina Sinaga, S.Th
Pdt. Augustina Simaremare, S.Th