Kamis, 10 September 2026 - JANJI PEMULIHAN TUHAN
Pdt. Augustina Simaremare, S.Th
Daily Bread
Berjaga-jagalah dan berdoalah , supaya kamu jangan jatuh dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah (Markus 14 :38).
Jemaat yang dikasihi oleh Tuhan, malam sebelum Dia ditangkap Tuhan Yesus mengajak murid-muridNya ke taman Getsemane. Tuhan Yesus berkata : tinggallah di sini, sementara Aku berdoa.Kemudian Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes sertaNya. Ia sangat takut dan gentar. Lalu kataNya kepada mereka, hatiku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah disini dan berjaga-jagalah. Ia maju sedikit dan merebahkan diri ke tanah dan berdoa, dan “Ya Abba, “Ya Bapa tidak ada yang mustahil bagiMu, ambillah cawan ini daripadaKu, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki,melainkan apa yang Engkau kehendaki”. Setelah itu Yesus datang kembali dan mendapati ketiganya sedang tidur. Lalu Yesus berkata kepada Petrus, “Simon sedang tidurkah engkau?Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam? Yesus kemudian mengingatkan murid -muridNya agar berjaga-jaga dan berdoa agar jangan jatuh kedalam pencobaan karena roh memang penurut tetapi daging lemah .
Jemaat yang dikasihi Tuhan, apa yang dikatakan Tuhan Yesus kepada murid-muridnya, tentu juga berlaku untuk kita semua saat ini.Banyak hal yang dapat membuat kita jatuh kedalam pencobaan.Gadget dengan segala fasilitas yang tersedia di dalamnya dan kecanggihannya banyak membuat orang menghabiskan waktu berjam jam sampai membuat kita lupa waktu, dan tidak memperdulikan lagi jam doa kita. Bahkan dalam beribadah di gereja pun orang tetap bermain HP, tidak ikut berdoa, sama sekali tidak memperhatikan khotbah. Dalam kehidupan sehari-hari ada banyak orang jatuh kedalam pencobaan karena keinginan daging. Selain itu, dalam bermedia sosial kecenderungan orang untuk pamer dalam banyak hal. Makan di restoran, posting dulu makanan yang di meja, putar sana putar sini piring dan gelas dibuat supaya menarik, difoto dan dikirim untuk dilihat semua orang; berdoa sebelum makan belakangan, posting dulu katanya. Luuaaar biasa, fenomena saat ini akibat hp, teknologi canggih, medsos yang membuat orang jatuh dan lupa bahwa yang utama adalah Tuhan di dalam kehidupan kekristenan kita.
Waspada, berjaga-jaga dan berdoa, itu yang harus kita lakukan. Tidak lebih mengutamakan hal-hal yang duniawi, Menjaga hati agar tidak tercemar, menjaga pikiran agar tetap jernih berpikir dan bersikap hati-hati, dan bertekun di dalam doa. Jangan memakai hari-hari kita untuk kesenangan kita saja, tapi pakailah setiap hari untuk tidak lupa bersekutu dengan Tuhan.Sehingga roh-roh zaman ini seperti : hedonisme, konsumerisme, egoisme, individualisme, harta, uang, kesenangan tidak menjatuhkan kita. Kehidupan dunia, dapat membuat kita meninggalkan Tuhan , karena itu jemaat yang dikasihi Tuhan, bedoa dan berjaga-jagalah untuk tidak terperdaya oleh iblis. Tetaplah dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan .Amin
Penulis
Pdt. Linda Silaban, S.Th., M.M
Pdt. Augustina Simaremare, S.Th
Pdt. Mangatur J Simanungkalit, S.Th
Pdt. Santy Elfrida Sitompul, S.Th