(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Kamis, 1 Oktober 2026 - CARILAH KASIH KARUNIA TUHAN

01 Oct 2026 00:30 👁 7 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Kamis, 1 Oktober 2026 - CARILAH KASIH KARUNIA TUHAN

“Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.” (Kejadian 6:8)

Jemaat yang dikasihi Allah, Firman Tuhan hari ini berbicara tentang Nuh yang mendapat kasih karunia Tuhan. Bukan perkara yang mudah Nuh mendapat kasih karunia tersebut. Banyak tantangan, godaan, bahkan penderitaan yang dia peroleh supaya mendapatkan kasih karunia Tuhan. Kesetiaan dan imannya kepada Tuhan lah yang membuat dia mendapatkan kasih karunia, sekalipun dia hidup di antara orang-orang yang sudah membiasakan dosa. Dosa tidak lagi sesuatu yang salah, atau harus dihindari, melainkan hal yang biasa yang tidak perlu malu untuk melakukannya. Bukan hanya perilaku mereka penuh dengan dosa, hati mereka juga penuh dengan kecenderungan melakukan dosa. Dalam situasi dan kondisi itulah, Nuh tidak terbawa arus untuk melakukan dosa seperti orang kebanyakan, tetapi dia tetap setia dan beriman kepada Tuhan.

Sosok Nuh harus menjadi tauladan bagi kita saat ini, dimana kita hidup dalam lingkungan yang penuh dengan dosa dan godaan. Kita tidak bisa pungkiri, rasa malu untuk melakukan dosa sudah mulai terkikis dari lingkungan tempat kita berada. Dosa tidak lagi sesuatu yang terlarang, bahkan banyak orang yang sudah memaklumi jikalau seseorang melakukan dosa. Dosa juga tidak menjadi sesuatu yang harus disembunyikan, bahkan dengan terang-terangan melakukannya tanpa rasa takut dan berasa bersalah. Orang-orang seperti inilah yang akan mendapatkan hukuman dari Tuhan pada waktunya. Sebagaimana orang-orang pada jaman Nuh tenggelam oleh karena air bah.

Kejarlah kasih karunia Tuhan dengan tetap berpegang teguh pada kesetiaan dan iman yang sungguh kepada Tuhan. Berlakulah seperti karang ditepi pantai, sekalipun dihempas berbagai cobaan, dia tetap berdiri kokoh. Berlakulah seperti ikan di tengah laut, sekalipun hidup dalam air laut yang asin, tetapi daging ikan tetap tawar. Jadilah seperti lilin kecil, sekalipun gelap ingin menerkamnya, tetapi cahayanya tetap memberi pembeda dengan kegelapan malam. Ingatlah, Tuhan tidak akan meninggalkan orang yang percaya yang berseru memanggil namaNya. Dia akan menyertai, melindungi dan menyelamatkan kita dari segala mara bahaya. Amin.

Pdt. Mangatur J Simanungkalit, S.Th

Penulis

Pdt. Mangatur J Simanungkalit, S.Th

Artikel Lainnya