Senin, 5 Oktober 2026 - HARTA YANG TERSEMBUNYI DI DALAM KRISTUS
Pdt. Eva Marlina Sinaga, S.Th
Daily Bread
Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesama manusia seperti dirimu sendiri; Akulah Tuhan (Imamat 19: 18)
Saudara yang terkasih di dalam Nama Tuhan kita Yesus Kristus, salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman, semoga hidup kita dinaungi oleh kasih Tuhan. Banyak aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh Allah untuk dilakukan oleh umat Israel dan ditaati. Tujuannya adalah agar umat Israel hidup di dalam kekudusan karena Tuhan itu adalah Allah yang Maha Kudus. Kuduslah kamu sebab Aku, Tuhan Allahmu, kudus (Imamat 19: 1).
Tuhan adalah kehidupan kita, Dialah satu-satunya yang kita sembah dan kita muliakan tidak ada yang lain. Tuhan sungguh baik dan Pengasih, Dialah Gunung Batu dan Benteng pertahanan kita. Tuhan memerintahkan kepada kita saat ini agar hidup menurut ketentuanNya bukan menurut kehendakĀ dan keinginan kita. Tuhan mengarahkan kita kepada hal yang lebih baik, lebih berharga, yaitu agar selalu berbuat baik kepada setiap orang dengan senang hati. Pengharapan hanya ada di dalam Tuhan. Hidup ini akan sia-sia kalau kita menuruti kehendak dan keinginan daging, namun sebaliknya hidup ini akan berarti kalau kita melakukan kehendak Tuhan.
Saudaraku yang terkasih, Allah telah membuktikan kasihNya kepada dunia melalui kematian dan kebangkitanNya, agar kita selamat dan memperoleh hidup yang kekal. Kasih Tuhan menunjukkan kepada kita agar kita menjadi pengasih, penolong bagi saudara kita bukan penebar fitnah, pembenci, bukan pendendam, dan tidak menerima balasan. Kita bukan lagi hidup di dalam dunia ini tetapi hidup di dalam terang dan kasih Kristus. Kita mengasihi saudara kita bukan karena sesuatu hal yang akan kita harapkan sebagai balasan tetapi karena Tuhan memerintahkan kepada kita. Jangan menuntut balasan dan menaruh dendam, artinya berbuatlah kebaikan karena Tuhan. Tidak ada kerugian jikalau kita mengasihi saudara kita, akan tetapi keberuntungan dan hidup damai. Amin (TS).
Penulis
Gr. Tumpal Sitanggang
Pdt. Eva Marlina Sinaga, S.Th
Administrator
Administrator