“Aku berdoa, supaya persekutuanmu di dalam iman turut mengerjakan kekayaan segala sesuatu yang baik yang ada pada kita karena Kristus.”
Filemon 1:6
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan.
Rasul Paulus menulis kepada Filemon, seorang percaya yang dikenal karena kasih dan pelayanannya. Paulus berdoa agar iman Filemon tidak berhenti sebagai keyakinan di hati, tetapi menjadi aktif melalui persekutuan dengan sesama. Iman yang hidup akan menghasilkan kebaikan, pemulihan, dan kasih yang nyata.
Di zaman sekarang, banyak orang hidup sibuk dan individualistis. Teknologi menghubungkan kita secara digital, tetapi sering menjauhkan kita secara relasi. Firman Tuhan mengingatkan bahwa iman bertumbuh ketika kita saling menguatkan, saling mengampuni, dan saling menanggung beban. Melalui persekutuan iman, kasih Kristus menjadi nyata di tengah dunia yang haus akan kepedulian.
Bayangkan bara api yang terpisah dari kumpulan arang; lama-kelamaan bara itu akan padam. Tetapi ketika tetap bersama, api terus menyala. Demikian pula iman kita: ketika hidup dalam persekutuan kasih, iman tetap hangat dan bertumbuh.
Renungan ini mengajak kita untuk membagikan iman melalui tindakan nyata: menghibur yang berdukacita, menolong yang membutuhkan, dan mengampuni yang bersalah. Ketika iman kita bekerja melalui kasih, orang lain dapat merasakan kebaikan Kristus.
Garis besar renungan:
-
Iman Kristen harus dinyatakan dalam persekutuan kasih.
-
Persekutuan iman menghasilkan kebaikan dan pemulihan.
-
Kasih Kristus menjadi nyata melalui tindakan kita.
-
Iman bertumbuh ketika kita berjalan bersama.
Kiranya hari ini kita menjadi saluran kasih Kristus, sehingga melalui hidup kita orang lain merasakan kebaikan Tuhan. Amin.