Jumat, 14 Agustus 2026 - Damai Sejahtera yang Menjaga Hati
Pdt. Jarnata Sirait, S.Th
Daily Bread
“Sebab, pada hari-hari itu orang Yahudi aman dari musuhnya dan pada bulan itu dukacita mereka berubah menjadi sukacita dan hari perkabungan menjadi hari gembira. Mereka juga diwajibkan menjadikan hari-hari itu hari perjamuan dan sukacita serta hari untuk antar-mengantar makanan dan bersedekah kepada orang miskin.”
Ester 9:22 (TB 2)
Firman ini mengingatkan bagaimana Tuhan mengubah masa dukacita menjadi sukacita dan kesesakan menjadi hari kemenangan bagi umat-Nya. Perubahan itu bukan terjadi karena kekuatan manusia, melainkan karena penyertaan dan pemeliharaan Tuhan yang bekerja pada waktu-Nya, sehingga umat diajak untuk mengingat setiap kebaikan-Nya dengan penuh syukur.
Sebagai ungkapan syukur, umat Israel merayakan kemenangan itu dengan berbagi sukacita, saling mengirim makanan, dan memperhatikan orang-orang yang membutuhkan. Firman ini mengajarkan bahwa berkat yang kita terima tidak seharusnya dinikmati sendiri, tetapi menjadi kesempatan untuk mengasihi, berbagi, dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.
Karena itu, marilah kita senantiasa mengingat setiap pertolongan Tuhan dalam hidup, mengucap syukur atas kasih setia-Nya, dan membagikan berkat kepada orang lain dengan hati yang tulus. Ketika kita hidup dalam rasa syukur dan kepedulian, kemuliaan Tuhan akan nyata melalui setiap tindakan kasih yang kita lakukan. Amin. (SES)
Penulis
Pdt. Santy Elfrida Sitompul, S.Th
Pdt. Jarnata Sirait, S.Th
Pdt. Linda Silaban, S.Th., M.M
Pdt. Eva Marlina Sinaga, S.Th