(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Rabu, 30 September 2026 - SENANTIASALAH BERDOA

30 Sep 2026 00:30 👁 15 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Rabu, 30 September 2026 - SENANTIASALAH BERDOA

“Dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus.” (Efesus 6:18) 

Jemaat dikasihi Allah, ketika kita ditanya: apakah kita mengasihi Allah ? tentu kita akan menjawab, bahwa kita mengasihi Allah. Lalu bila ditanya, seberapa sering kita berdoa ? mungkin kita akan berkata: bahwa kita beroda ketika mau makan dan ketika berada dalam Gereja. Jikalau itu jawaban kita, berarti kita belum sungguh mengasihi Allah dalam hidup kita. Sebab, salah satu bukti kita mengasihi Allah adalah ketika kita senantiasa berbicara atau menjalin komunikasi dengan Dia. Bukan saja ketika ketika kita membutuhkan sesuatu maka kita berdoa kepadaNya, bahkan hanya untuk mencurahkan isi hati seraya mengucap syukur saja kita tetap berdoa kepadaNya. Doa bagi orang percaya adalah ketergantungan atau nafas kehidupannya. Bila dia tidak berdoa, berarti menandakan bahwa rohaninya sudah mati.

Doa bukanlah mantra atau perkataan yang diulang-ulang. Doa adalah isi hati yang diucapkan dengan iman yang sungguh kepada sang pemilik hidup, yaitu Allah. Maka doa bukan hanya kata-kata yang diucapkan secara berulang, atau bahkan kata-kata yang asal diucapkan begitu saja. Dalam setiap kata-kata dalam doa harus ada iman yang sungguh, bahwa hanya Allah lah yang sanggup mengabulkan segala permohonan kita. Maka selesai berdoa, tidak boleh ada yang mendua hati atau meragukan kuasa Allah dalam hidupnya. Itulah sebabnya di ingatkan untuk berjaga-jaga ketika kita berdoa. Sebab banyak orang saat ini, ketika berdoa tidak berangkat dari iman yang sungguh dan pengenalan kuasa Allah dalam hidupnya.

Berdoalah senantiasa, sekalipun Tuhan belum memberi jawaban dari setiap doa kita. Jangan merasa bahwa Tuhan itu tidak berkuasa atau tidak perduli atas segala doa kita. Bisa saja, doa kita itu tidak dikabulkan Tuhan oleh karena sagala kejahatan kita yang terus kita lakukan (Yesaya 59:1-2). Tetapi bisa juga oleh karena Allah ingin melihat kesetiaan kita kepadaNya sehingga doa kita tidak segera diberikanNya. Tetaplah berdoa.

Pdt. Mangatur J Simanungkalit, S.Th

Penulis

Pdt. Mangatur J Simanungkalit, S.Th

Artikel Lainnya