Senin, 28 September 2026 - KEMERDEKAAN SEJATI DALAM TUHAN
Pdt Alfi Ade Riyandhi Sitorus, S.Th
Daily Bread
“Bukankah kita sekalian mempunyai satu bapa? Bukankah kita diciptakan oleh satu Allah? Lalu mengapa kita berkhianat satu sama lain sehingga menajiskan perjanjian nenek moyang kita?” Maleakhi 2:10 (TB 2)
Mengingatkan bahwa kita memiliki satu Bapa dan satu Allah yang menciptakan kita, sehingga tidak seharusnya kita saling menyakiti atau berlaku tidak setia kepada sesama. Firman ini menegaskan bahwa iman kepada Tuhan juga harus terlihat melalui cara kita memperlakukan orang lain.
Dalam kehidupan sehari-hari, perbedaan latar belakang, pendapat, dan kepentingan sering membuat hubungan menjadi renggang, tetapi sebagai umat Tuhan kita dipanggil untuk menjaga persatuan, saling menghormati, dan mengutamakan kasih, karena setiap manusia memiliki nilai yang sama di hadapan Allah.
Karena itu, marilah kita menjaga hubungan dengan sesama melalui kasih, kesetiaan, dan pengampunan, serta menghindari sikap yang dapat melukai orang lain. Ketika kita hidup dalam persaudaraan dan menjaga kesatuan, kita menunjukkan bahwa Tuhan benar-benar menjadi Bapa yang kita sembah bersama. Amin. (SES)
Penulis
Pdt. Santy Elfrida Sitompul, S.Th
Pdt Alfi Ade Riyandhi Sitorus, S.Th
Pdt. Banner Siburian, M.Th
Administrator