Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba menghormati tuannya. Jika Aku ini bapa, dimanakah hormat yang kepadaKu itu? Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepadaKu itu? Firman Tuhan semesta alam kepada kamu, hai para imam yang menghina namaKu. Tetapi kamu berkata : “Dengan cara bagaimanakah kami menghina namaMu? (Maleaki 1: 6)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita. Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman, semoga hidup kita dinaungi oleh kasih Tuhan. Nas ini adalah situasi keagamaan dan sosial di Yehuda setelah Pembuangan Mereka sudah membangun kembali Bait Suci, tetapi mereka kehilangan semangat dan kesetiaan kepada Tuhan. Mereka telah menjadi lelah dan tidak peduli dengan ibadah dan ketaatan kepada Tuhan. Para imam, yang seharusnya menjadi contoh bagi umat, juga menjadi korup dan tidak setia. Mereka melakukan ibadah dengan tidak benar dan mengambil keuntungan dari posisi mereka.
Dalam situasi ini, Tuhan mengirimkan nabi Maleaki untuk mengingatkan umatNya tentang kedaulatan dan kekuasaanNya, serta untuk memanggil mereka kembali kepada ketaatan dan kesetiaan kepadaNya. Pesan Tuhan kepada para imam, yang telah melakukan ibadah yang tidak benar dan tidak menghormati Tuhan. agar mereka menghormati dan takut kepada-Nya, karena Dia adalah ayah dan tuan yang berkuasa.
Saudaraku... Hormat dan takut kepada Tuhan dapat dilakukan dengan beberapa cara: mentaati perintahNya dan menjauhi segala laranganNya, mengakui kedaulatanNya atas hidup kita dan segala sesuatu, mengucap syukur atas segala berkat dan kebaikanNya, beribadah dengan sungguh-sungguh dan tidak hanya dengan ritual saja, menghidupi hidup yang suci dan tidak bercela, menghormati namaNya dan tidak menggunakanNya dengan sia-sia serta mengutamakan Tuhan di atas segala sesuatu. Marilah kita menghormati dan takut kepada Allah, karena Dialah ayah dan tuan kita. Kita harus menjalani hidup kita dengan cara yang menghormati namaNya dan memenuhi tuntunanNya. Amin (TS)