(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Jumat, 6 November 2026 - TIDAK MUNGKIN BAGI MANUSIA MUNGKIN BAGI ALLAH

06 Nov 2026 00:30 👁 19 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Jumat, 6 November 2026 - TIDAK MUNGKIN BAGI MANUSIA MUNGKIN BAGI ALLAH

Kata Yesus: "Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah." (Lukas 18: 27)

 Saudara yang terkasih di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman, semoga hidup kita dinaungi oleh kasih Tuhan. Tuhan Yesus di masa pelayanNya sering memakai perumpamaan Kerajaan Allah. Dalam pasal ini Tuhan menyampaikan perumpamaan tentang seorang janda yang bermasalah dan seorang hakim yang tidak takut akan Tuhan. Intinya Allah membenarkan orang-orang pilihanNya yang siang malam berseru kepadaNya, Ia tidak mengulur-ulur waktu untuk menolong.

Seluruh aspek kehidupan manusia selalu diperhatikan oleh Tuhan, tidak ada yang tersembunyi, semua diketahui Allah. Tuhan melihat setiap corak dan warna kehidupan kita terkhusus peribadahan kita sehari-hari. Ketika kita bersembah dan bersujud kepada Tuhan, mengakui segala kesalahan dan dosa kita, disitulah Tuhan menerangkan kepada kita bahwa kita kembali kepada persekutuan dengan Tuhan yang sebenarnya dan disebut sebagai orang yang dibenarkan Tuhan. Barang siapa meninggikan diri, ia akan direndahkan, dan barang siapa merendahkan diri ia akan ditinggikan. Tuhan menyampaikan perumpamaan ini menggambarkan kehidupan manusia tentang sikap hidup orang Farisi dan pemungut cukai. Tuhan tidak menginginkan kesaksian yang meninggikan hati tetapi kesaksian yang berserah kepada Tuhan.

Saudaraku terkasih, renungan hari ini mengajarkan kepada kita "Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah". Nas ini adalah bagian perumpamaan Tuhan Yesus tentang sulitnya bagi manusia (orang kaya) menyerahkan harta kekayaannya untuk kerajaan Allah, yang bisa dilakukan hanyalah berupa kesaksian saja dan berbuat untuk diri sedangkan untuk orang lain sungguh sangat sulit untuk memberi dan berbuat. Itulah awalnya muncul nas ini sebagai perumpamaan untuk menerangkan sifat kehidupan manusia yang sulit memberi bagi manusia tapi bagi Tuhan semua mungkin terjadi. Melalui perumpamaan ini Tuhan mengajarkan kepada kita untuk mengutamakan pekerjaan Tuhan bukan mencintai apa yang kita miliki. Amin (TS).

Gr. Tumpal Sitanggang

Penulis

Gr. Tumpal Sitanggang

Artikel Lainnya