(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Jumat, 5 Juni 2026 - Mengikut Yesus dengan Menyangkal Diri

05 Jun 2026 00:30 👁 561 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Jumat, 5 Juni 2026 - Mengikut Yesus dengan Menyangkal Diri

Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” Markus 8:34

Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan.

Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa mengikut Yesus bukan sekadar mengaku percaya, datang beribadah, atau menyebut diri Kristen. Yesus berkata dengan jelas bahwa setiap orang yang mau mengikut Dia harus menyangkal diri, memikul salib, dan mengikut-Nya. Ini berarti iman Kristen bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga tentang ketaatan, pengorbanan, dan kesetiaan.

Menyangkal diri berarti belajar menundukkan ego, keinginan pribadi, kesombongan, dan hawa nafsu di bawah kehendak Tuhan. Banyak kali manusia ingin jalannya sendiri, ingin menang sendiri, ingin dihormati, dan sulit menerima teguran. Namun murid Kristus dipanggil untuk berkata, “Bukan kehendakku, tetapi kehendak-Mu, Tuhan.”

Memikul salib berarti setia menjalani tanggung jawab iman, sekalipun ada kesulitan. Salib bisa berupa pergumulan keluarga, pekerjaan, sakit penyakit, pelayanan yang berat, atau tantangan dalam mempertahankan kebenaran. Tetapi salib yang dipikul bersama Kristus tidak akan pernah sia-sia.

Ada ilustrasi sederhana: seorang petani tidak akan menikmati panen jika ia menolak membajak tanah, menanam benih, dan menunggu dengan sabar. Demikian juga mengikut Yesus. Ada proses, ada perjuangan, tetapi ada sukacita dan kehidupan yang Tuhan sediakan.

Garis besar renungan ini jelas: pertama, ikut Yesus menuntut penyangkalan diri; kedua, iman harus siap memikul salib; ketiga, jalan salib membawa kita semakin dekat kepada Kristus.

Saudaraku, jangan takut mengikut Yesus. Walau jalan-Nya tidak selalu mudah, Dia berjalan bersama kita. Di dalam ketaatan kepada Kristus, hidup kita menemukan arah, kekuatan, dan keselamatan sejati. Amin.

Pdt. Jarnata Sirait, S.Th

Penulis

Pdt. Jarnata Sirait, S.Th

Artikel Lainnya