(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Jumat, 26 Juni 2026 - Berjaga dan Menguatkan Hati di Hadapan Tuhan

26 Jun 2026 00:30 👁 6 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Jumat, 26 Juni 2026 - Berjaga dan Menguatkan Hati di Hadapan Tuhan

Pembinasa telah maju menyerang engkau. Jagalah benteng, awasilah jalan, ikatlah pinggangmu kuat-kuat, kumpulkanlah segenap kekuatanmu. Nahum 2:1

Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan.

Firman Tuhan hari ini terdengar seperti seruan perang: berjaga, mengawasi jalan, mengikat pinggang, dan mengumpulkan kekuatan. Nabi Nahum menyampaikan berita tentang penghukuman atas Niniwe, kota yang penuh kekerasan dan kesombongan. Namun bagi kita, ayat ini juga menjadi panggilan rohani agar jangan hidup lengah di tengah dunia yang penuh godaan, tantangan, dan serangan dosa.

Hidup orang percaya bukan hidup yang santai tanpa perjuangan. Setiap hari kita menghadapi berbagai “serangan”: kekhawatiran, kemarahan, iri hati, godaan uang, keinginan daging, kata-kata yang menyakiti, bahkan kelelahan dalam iman. Karena itu, firman ini mengingatkan kita untuk menjaga benteng hati. Hati yang tidak dijaga mudah dimasuki dosa. Pikiran yang tidak diawasi mudah dikuasai ketakutan. Iman yang tidak dikuatkan mudah goyah.

Ada ilustrasi sederhana: sebuah rumah yang pintunya tidak dikunci akan mudah dimasuki pencuri. Bukan karena rumah itu tidak berharga, tetapi karena pemiliknya lengah. Demikian juga hidup kita. Iblis sering masuk bukan karena ia terlalu kuat, tetapi karena kita tidak berjaga-jaga dalam doa, firman, dan kekudusan hidup.

Garis besar renungan ini jelas: pertama, jagalah benteng hati dari dosa; kedua, awasilah jalan hidup agar tetap sesuai kehendak Tuhan; ketiga, kuatkan iman melalui doa dan firman; keempat, kumpulkan kekuatan bukan dari diri sendiri, tetapi dari Tuhan.

Saudaraku, jangan takut menghadapi pergumulan hidup. Tuhan tidak memanggil kita menjadi lemah, tetapi menjadi umat yang siap, waspada, dan kuat di dalam Dia. Berjagalah, sebab Tuhan menyertai kita. Amin.

Pdt. Jarnata Sirait, S.Th

Penulis

Pdt. Jarnata Sirait, S.Th

Artikel Lainnya