Sabtu, 13 Juni 2026 - TUHAN MENYERTAI ORANG BAIK
Gr. Tumpal Sitanggang
Daily Bread
Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: “Kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia. (Kisah Para Rasul 5:29)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Taat adalah kata yang mudah diucapkan tetapi sulit dilakukan. Banyak orang mau taat kalau situasi nyaman, tidak ada risiko, tidak ada tantangan. Tetapi bagaimana jika ketaatan itu membuat kita berbeda dari orang lain dan membuat kita tidak disukai? Itulah yang dialami Petrus dan rasul-rasul. Mereka diperintahkan untuk berhenti memberitakan Yesus, diancam dan ditekan oleh pemimpin agama. Namun mereka menjawab dengan tegas: “Kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia.” Petrus berani berkata demikian karena ia mengenal siapa Tuhan yang ia layani. Dahulu Petrus pernah takut dan menyangkal Yesus tiga kali. Tetapi setelah dipenuhi Roh Kudus, ia berubah menjadi saksi yang berani. Artinya, keberanian rohani bukan berasal dari kekuatan diri sendiri, tetapi dari Roh Kudus.
Firman Tuhan hari ini mengajarkan bahwa iman sejati membutuhkan keberanian untuk tetap taat kepada Allah. Taat kepada Allah berarti memilih benar walau sulit, tetap setia walau ditekan, dan tetap percaya walau keadaan belum berubah. Sering kita gagal taat karena takut kehilangan kenyamanan, takut ditolak, takut masa depan tidak aman. Tetapi firman Tuhan memanggil kita untuk tetap taat kepada Tuhan. Mengapa kita harus tetap memilih taat? Karena Allah tidak pernah merancangkan kecelakaan bagi anak-anak-Nya.
Ketaatan sering membuat kita berbeda dari orang lain, tetapi justru di situlah terang Kristus bersinar. Hari ini Tuhan memanggil kita bukan menjadi pengikut arus dunia, melainkan menjadi murid Kristus yang berani berkata: “Aku memilih taat kepada Allah.” Kiranya Roh Kudus menolong kita tetap setia di rumah, di pekerjaan, di sekolah, di gereja, dan di mana pun kita berada. Amen (ES)
Penulis
Pdt. Eva Marlina Sinaga, S.Th
Gr. Tumpal Sitanggang
Pdt. Augustina Simaremare, S.Th
Pdt. Mangatur J Simanungkalit, S.Th