Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renunganYesaya 40:31
"Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah." (Yesaya 40:31)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Kiranya kasih karunia Tuhan senantia menaungi hidup kita. Saudaraku! Pernahkah kamu merasa sangat Lelah, bukan hanya lelah fisik, tapi lelah di dalam hati? Lelah menunggu jawaban doa, lelah menghadapi masalah yang sama berulang kali, atau lelah berjuang sendirian?
Di tengah kelelahan bangsa Israel yang sedang dalam pembuangan, Tuhan memberikan janji yang luar biasa melalui nabi Yesaya. Bukan janji bahwa hidup akan langsung mudah, tetapi janji tentang kekuatan baru bagi mereka yang menantikan Tuhan. Kata "menantikan" di sini bukan sekadar duduk diam sambil pasrah. Dalam bahasa aslinya, kata ini berarti "berharap dengan penuh pengharapan" dan "terikat erat dengan Tuhan." Seperti seorang anak yang menunggu ayahnya pulang, tidak cuma duduk, tapi hatinya penuh kerinduan dan keyakinan bahwa ayahnya pasti datang. Perhatikan ilustrasi yang Tuhan pakai: rajawali. Burung ini tidak terbang dengan mengepakkan sayap sekuat tenaga terus-menerus. Rajawali naik tinggi dengan memanfaatkan arus angin. Ia tahu kapan harus mengepakkan sayap dan kapan harus membiarkan angin mengangkatnya. Begitu juga kita. Ketika kita menantikan Tuhan, kita belajar untuk tidak hanya mengandalkan kekuatan sendiri. Kita belajar untuk membiarkan Roh Kudus mengangkat kita, memberikan perspektif baru, dan memampukan kita melakukan hal-hal yang mustahil dengan kekuatan sendiri.
Yang menarik, ayat ini berbicara tentang tiga tingkat aktivitas: terbang, berlari, dan berjalan. Kadang Tuhan membawa kita terbang tinggi melewati masalah. Kadang Dia memberi kekuatan untuk berlari menembus tantangan. Dan kadang, yang paling sulit, Dia mengajarkan kita untuk tetap berjalan, melangkah maju satu per satu dengan setia, tanpa menjadi lelah, meski jalannya panjang dan biasa-biasa saja. Hari ini, apapun yang sedang kamu hadapi, ingatlah: kekuatanmu datang dari Tuhan. Amin ! (PMP)
Penulis
Pdt. Paima Maruli Tua Pardede
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (Hesekiel 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan