Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renunganEfesus 1: 4
DIPILIH SEBELUM DUNIA DIJADIKAN Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya! (Efesus 1: 4)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Salah satu kebutuhan terdalam manusia adalah keinginan untuk dihargai, dicintai, diterima, sehingga hidupnya merasa berarti. Seseorang akan berusaha mendapatkan semua itu melalui karier, harta, media sosial, atau pengakuan dari orang lain. Namun firman hari ini mengajak kita melihat bahwa kita dipilih oleh Allah sebelum dunia dijadikan, sebelum ada gunung, laut, matahari, Tuhan sudah memilih dan mengasihi kita. Allah memilih kita bukan karena apa yang kita lakukan tetapi dari apa yang Kristus telah lakukan. Pilihan atas hidup kita merupakan kedaulatan Allah, bukan berdasarkan kriteria. Allah mengasihi kita sebelum dunia dijadikanNya.
Inilah dasar keselamatan yang teguh, Keselamatan kita dimulai dari Allah, bukan dari kita. Pemilihan Allah adalah inisiatif kasih Allah agar manusia kembali kepada-Nya. Banyak orang merasa gagal dan tidak layak di hadapan Tuhan. Namun Efesus 1:4 berkata: āEngkau dipilih sebelum dunia dijadikan.ā Berarti harga diri kita tidak ditentukan oleh kesuksesan atau kegagalan, tetapi oleh kasih Allah yang kekal. Mungkin ada yang bertanya: āKalau saya dipilih Allah, mengapa hidup saya penuh air mata?ā Jawabannya: dipilih bukan berarti hidup tanpa tantangan, tetapi Allah senantiasa menyertai kita dalam proses pengudusan.
Allah memilih kita bukan berarti bisa hidup sesuka hati tetapi ada tanggung jawab yang harus kita lakukan yaitu hidup kudus dihadapan Allah, jujur dalam pekerjaan, setia dalam keluarga, dan saling mengasihi. Firman hari ini mengingatkan kita bahwa kita ini berharga, dikasihi, kita tidak kebetulan hidup, dan dipilih untuk menjadi kudus. Maka, marilah hidup sebagai orang yang telah dipilih Allah, memancarkan kasih, menjaga kekudusan, setia pada firman. Amen (ES)
Penulis
Pdt. Eva Marlina Sinaga
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (HesekielĀ 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa Ā terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan