Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renunganMazmur 145: 1b
“Aku Hendak mangagungkan Engkau ya Allahku, ya Raja, dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya” (Mazmur 145: 1b)
AGUNGKANLAH NAMA TUHAN
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Seseorang yang memiliki relasi baik dengan Tuhan tentu hidupnya selalu disertai oleh Tuhan, dalam nats ini dijelaskan mengenai Daud yang hidupnya sangat dekat dengan Tuhan. Salah satu sikap Daud yang amat menonjol adalah bahwa dia sangat mengagungkan Tuhan. Sikap mengagungkan Tuhan bukanlah sikap yang muncul berdasarkan lamanya seseorang mengaku sebagai orang Kristen atas sebagai anggota umat Allah, tetapi berdasarkan pengalaman hidup yan dijalani bersama dengan Tuhan. Dalam kitab Mazmur, kita bisa melihat secara jelas bahwa Daud melibatkan Allah seumur hidupnya, mulaI saat dia masih menjadi seorang gembala domba pada usia muda sampa ia menjadi seorang panglima perang, bahkan sampai ia menjadi seorang raja. Dia selalu mengutarakan isi hatinya, keluhannya, kekesalannya, kekuatirannya, rasa syukurnya, dan sebagainya kepada Tuhan. Pengalaman hidupnya yang membuat ia selalu hendak mengagungkan dan memuji Tuhan.
Mazmur 145 adalah mazmur yang merangkum pengenalan Daud akan Allah yang dia sembah, sebuah pujian syukur atas pemeliharaan Allah yang senantiasa bermurah hati kepada umat-Nya. Terkhusus dalam nats ini Dimana Daud mengagungkan nama Tuhan.
Dalam mengagungkan Tuhan itu sudah sepantasnya dilakukan oleh orang percaya, karena Tuhan itu memang agung dan kebesaran-Nya tak terduga. Salah satu kunci yang membuat Daud selalu hendak mengagungkan Tuhan bahkan ingin memberitakan keagungan Tuhan adalah karena dia sering merenungkan perbuatan Tuhan dalam hidupnya. Salah satu kunci penentu untuk bisa mengagungkan Tuhan atau tidak adalah pandangan kita tentang Tuhan. Siapakah Tuhan bagi kita Apakah kita seperti Daud yang bisa membuat pengakuannya dengan benar mengenai Tuhan. Oleh karena itu, marilah kita terlebih dulu membuat pengakuan akan Tuhan dalam hidup kita. Selanjutnya, mari kita agungkan Dia sepanjang hidup kita sampai kepada kekekalan. (ARS)
Penulis
Pdt Alfi Ade Riyandhi Sitorus
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (Hesekiel 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan