Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan2 Yohanes 1: 5
“Dan sekarang aku minta kepadamu, Ibu bukan seolah-olah aku menuliskan perintah baru bagimu, tetapi menurut perintah yang sudah ada pada kita dari mulanya supaya kita saling mengasihi” (2 Yohanes 1: 5)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Kasih adalah inti ajaran Kristen. Saling mengasihi adalah tanda bahwa seseorang adalah pengikut Kristus. Dalam nas ini Yohanes mengingatkan kembali pembaca suratnya tentang perintah yang sudah ada sejak awal, yaitu untuk saling mengasihi. Dengan menyerukan agar saling mengasihi, Yohanes juga mendorong kesatuan diantara orang-orang percaya, karena kasih adalah kekuatan yang mempersatukan orang percaya. Permintaan Yohanes untuk saling mengasihi adalah panggilan yang harus dijalani oleh setiap orang Kristen. Kasih harus menjadi landasan dalam setiap interaksi antar sesama.
Nas ini mengingatkan kita akan pentingnya kasih dalam kehidupan Kristen. Ayat ini adalah panggilan untuk mengasihi satu sama lain sebagai bagian dari identitas kita sebagai pengikut Kristus. Yesus mengajarkan bahwa kita harus mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi, serta mengasihi sesama seperti diri sendiri. Ini menegaskan bahwa kasih seharusnya menjadi landasan dalam hidup orang percaya. Menunjukkan kasih kepada orang lain mencerminkan karakter Kristus dan menjadi kesaksian yang kuat tentang iman kita kepada orang-orang di sekitar kita.
Dalam dunia yang semakin maju dan mengglobal serta penuh dengan persoalan dan masalah, saling mengasihi membantu membangun hubungan yang lebih dalam dan bermakna antar individu. Kasih menciptakan rasa komunitas dan saling dukung yang diperlukan untuk menghadapi tantangan hidup. Saling mengasihi dapat menjadi solusi untuk mengatasi konflik dan ketegangan yang sering terjadi di tengah keluarga, masyarakat, dan gereja. Dengan menunjukkan kasih, kita dapat meredakan permusuhan dan membangun dialog yang konstruktif. Saling mengasihi di zaman sekarang bukan sebuah pilihan, tetapi sebuah keharusan. Kasih adalah kekuatan yang dapat mengubah hidup dan memberikan harapan bagi kita dan orang lain. Amin (ARS)
Penulis
Pdt Alfi Ade Riyandhi Sitorus
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (Hesekiel 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan