Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renunganYesaya 43:18-19
“Firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.” (Yesaya 43:18-19)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Ketika umat yang dikasihiNya melakukan pelanggaran, Allah tidak pernah berdiam diri, Ia menghukum umatNya itu. Tujuan hukuman itu bukan hanya semata murka terhadap dosa, melainkan juga bentuk kasih sayang kepada manusia supaya tidak binasa oleh karena dosanya. Oleh karena hukuman itu, manusia diharapkan sadar dari penyimpangan dan pelanggaran mereka untuk kembali ke jalan yang dikehendaki Allah.
Hukuman yang Allah beri tidak selamanya menimpa kehidupan manusia, pintu kasihNya selalu terbuka kepada umat manusia yang mau bertobat. Bahkan Allah menjanjikan pemulihan kepada umatNya yang mau menyadari keberdosaannya dan mau bertobat. Janji Tuhan inilah yang harus kita pegang, sebab Dia tidak pernah ingkar akan janjiNya. Bila hari ini kita mengalami penderitaan oleh karena hukuman atas segala pelanggaran dan dosa kita, ingatlah bahwa kasih Tuhan selalu terbuka untuk mengampuni kita.
Jangan pernah berputus asa dan larut dalam derita kita, segera sadari diri atas pelanggaran dan keberdosaan kita, datanglah kepada Allah dan mohon pengampunan dariNya. Sesakit apapun derita oleh karena pelanggaran kita saat ini, Allah menjanjikan pemulihan dalam hidup kita. Bahkan Allah sanggup memberikan lebih daripada yang kita harapkan, asalkan kita dengan sungguh mau bertobat. Sebagaimana Allah memulihkan hidup Ayub yang penuh dengan penderitaan dan sakit, demikian jugalah Allah akan memulihkan hidup kita. Oleh karena itu, jangan larut dalam kesedihan dan terbenam dengan keterpurukan oleh karena pelanggaran kita. Bangkitlah dan tunjukkan pertobatan yang sungguh, Tuhan setia akan janjiNya untuk memulihkan hidup kita.
Penulis
Pdt. Mangatur J Simanungkalit
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (Hesekiel 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan