Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renunganDaniel 11:32
“Orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya dengan kata-kata licin sampai mereka murtad. Tetapi, umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan bertindak.” (Daniel 11:32)
TETAP KUAT KARENA MENGENAL ALLAH
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Kitab Daniel ditulis dalam konteks penindasan dan pergumulan yang dialami bangsa Israel. Secara khusus pasal 11 membahas tentang pergolakan politik dan militer yang akan terjadi di masa depan, yang sebagian besar mengacu pada konflik antara Kerajaan negeri Utara dan Selatan. Pada ayat firman hari ini mencerminkan situasi dimana umat Allah dihadapkan pada godaan untuk meninggalkan iman mereka karena tekanan dan pengaruh dari kekuatan jahat. Pada masa itu, banyak orang Israel tergoda untuk berkompromi dengan kepercayaan dan praktik yang bertentangan dengan hukum Allah. Namun, ada sekelompok orang yang tetap setia dan berpegang teguh pada iman mereka meskipun harus menghadapi ancaman dan bahaya, yang disebut “orang-orang yang mengenal Allah”.
Saudaraku, firman hari ini mengingatkan kita bahwa ada godaan yang dapat terus-menerus mempengaruhi kita untuk meninggalkan apa yang kita imani dan berkompromi dengan dosa. Godaan ini seringkali datang dengan “kata-kata yang manis”, yang berupa ajakan atau bujukan yang tampaknya menarik namun pada akhirnya menyesatkan. Orang-orang yang disebut berlaku fasik pada perjanjian akan mudah tergoda olehnya, sebab mereka lebih suka dengan apa yang tampak menarik itu daripada janjiNya. Namun, orang-orang yang tetap kuat seperti Daniel adalah mereka yang mengenal Allahnya, yang bukan sekedar mengetahui tentang Dia, tetapi memiliki hubungan yang dekat denganNya. Hubungan ini memberikan kekuatan dan keberanian untuk tetap teguh di tengah tantangan maupun ancaman.
Saudaraku, marilah tetap menjaga hubungan kita dengan Allah dan memiliki relasi yang intim denganNya, sebab dengan demikian kita semakin mengenal Dia, tetap kuat dan bertindak sesuai dengan kehendakNya.Amin! (AS)
Penulis
Pdt. Augustina Simaremare
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (Hesekiel 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan