Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renunganMazmur 71:5
“Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa mudaku, ya Allah.” (Mazmur 71:5)
TUHAN SUMBER PENGHARAPAN DAN IMAN
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Mazmur 71 ditulis dari hati seorang yang sudah berusia lanjut, tetapi tetap menaruh harapan hanya kepada Tuhan. Pemazmur mengenang bahwa sejak masa mudanya ia telah mempercayai Allah, dan di masa tuanya ia masih setia bergantung kepada-Nya. Ayat ini mengajarkan bahwa iman sejati tidak mengenal usia, melainkan terus bertumbuh sepanjang hidup. Harapan kepada Allah tidak pernah mengecewakan, karena Dia setia dari dulu, sekarang, sampai selama-lamanya.
Saudaraku, Tuhan adalah Sumber pengharapan sejati. Harapan manusia bisa pudar, tetapi Tuhan selalu setia menopang hidup kita. Pengharapan dan kepercayaan pada Tuhan harus dibangun sejak muda (dini) dan terus dipelihara sepanjang hidup. Seluruh kehidupan orang percaya seharusnya hendaknya menjadi kesaksian yang menunjukkan bahwa Allah adalah satu-satunya sumber pengharapan dan imannya. Bagaikan sebatang pohon besar yang akarnya tertanam teramat dalam sejak kecil akan tetap kokoh meski dihantam badai ketika sudah tua. Begitu juga kehidupan kita, jika sejak muda kita berakar dalam Tuhan, maka di usia berapa pun, bahkan di masa sulit sekalipun, kita tetap berdiri teguh karena fondasi iman itu kuat.
Saudaraku ! Mari kita belajar untuk menjadikan Tuhan sebagai harapan yang tak tergoyahkan, dari masa muda hingga usia lanjut. Dengan iman yang konsisten, hidup akan menjadi kesaksian yang nyata bahwa Allah adalah Sumber pengharapan sejati. Diluar Tuhan, hidup adalah hampa dan sia-sia. Kita dipanggil untuk menjadi berkat bagi dunia. Jangan pernah gantungkan pengharapanmu kepada manusia dan dunia, sebab kita pasti akan kecewa, karena manusia dan dunia ini adalah sementara dan memiliki keterbatasan, tetapi hanya Tuhan saja yang kekal dan tak terbatas. Berharaplah hanya padaNya. Amin ! (JS)
Penulis
Pdt. Jarnata Sirait
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (Hesekiel 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan