Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renunganYesaya 44: 21
“Ingatlah semuanya ini, hai Yakub, sebab engkaulah hamba-Ku, hai Israel. Aku telah membentuk engkau, engkau adalah hamba-Ku; hai Israel, Engkau tidak Kulupakan” (Yesaya 44: 21)
KASIH SETIA TUHAN
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Dalam kehidupan manusia sering sekali mengalami lupa, tidak hanya orangtua, bahkan kaum muda juga sering mengalami lupa, misalnya lupa menyampaikan terimakasih saat menerima sesuatu, lupa dengan nasehat orang tua atau gurunya. Demikian halnya dengan umat-Nya, bangsa Israel, mereka lupa dengan pertolongan Tuhan, mereka lupa dengan hukum Taurat yang diberikan Tuhan. Misalnya, setelah mereka pulang dari Mesir, Allah hanya ingin supaya mereka setia berbakti kepada-Nya, namun tiba-tiba mereka lupa, saat Musa naik ke gunung Sinai untuk menerima hukum Taurat tapi mereka di bawah gunung tiba-tiba menyembah ular tembaga, sedangkan Tuhan selalu setia akan janji-Nya kepada Yakub bani Israel. Ia akan memberkati bangsa pilihan-Nya sendiri dan tidak akan pernah melupakan mereka.
Janji Kasih Setia Tuhan kepada umat-Nya adalah akan membangun kembali kota-kota Yehuda yang telah menjadi reruntuhan (26), dan Ia akan membangkitkan Koresh (raja Persia) yang akan mengizinkan orang Israel kembali dari pembuangan untuk membangun kembali Bait Allah (28). Di dalam Tuhan selalu ada pengharapan baru, bahkan ketika kita telah berdosa dan dihukum oleh Tuhan, janganlah berputus asa karena Ia adalah Penebus kita dan yang akan tetap setia untuk menolong kita bahkan setelah Ia menghukum kita.
Sebenarnya bangsa Israel layak untuk dihukum dan dibinasakan sebagai akibat menyembah yang bukan Allah. Dan ini yang membuat hati Allah menjadi cemburu, Ia menghukum bangsa itu namun kembali mengampuni dan memulihkan mereka. Tindakan Allah yang tidak membalas dengan setimpal kejahatan dan dosa-dosa mereka sebagai tindakan anugerah yang patut disyukuri dengan memuliakan nama-Nya. Oleh karena itu ingatlah keselamatan dan kasih setia Tuhan yang menyertai hidup kita. Amin. (ARS)
Penulis
Pdt Alfi Ade Riyandhi Sitorus
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (Hesekiel 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan