Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan3 Yohanes 1:4
“Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar; bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran” (3 Yohanes 1:4)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Kebenaran menjadi tema yang penting dalam Injil Yohanes dan surat-surat Yohanes. Kebenaran secara sederhana menunjuk pada pengertian yaitu keberadaan dibenarkan oleh karya Allah di dalam pengorbanan Yesus Kristus. Kebenaran juga diarahkan kepada Yesus Kristus dan InjilNya sebagai sumber kebenaran yang sejati. Hal ini mengingatkan tentang bagaimana kita hidup sebagai orang yang telah dibenarkan oleh darah dan pengorbanan Yesus Kristus. Hidup yang demikian tentunya adalah hidup yang tetap teguh beriman kepada Kristus, berpegang pada ajaranNya dan melakukannya sebagai wujud kasih.
Saudaraku ! Yohanes sangat bersukacita mendengar kabar tentang Gayus dari pekabar injil yang pernah singgah dirumahnya. Di tengah tekanan ajaran sesat (gnostik), Gayus sebagai anak rohani Yohanes tetap teguh hidup dalam kebenaran. Dia membangun hidupnya dengan berlandaskan iman kepada Yesus Kristus serta memaknai kehidupannya dengan berpegang pada ajaran Kristus dan melaksanakannya melalui perbuatan-perbuatan nyata yang dilakukan dengan penuh kasih. Apa yang dilakukan Gayus ini dapat mengingatkan kita bahwa hidup ini tidak perlu terlalu banyak kata-kata, namun tidak diikuti dengan tindakan nyata.
Saudaraku, tidak sedikit orang mengaku Kristen namun tidak hidup dalam kebenaran. Terkadang kita masih sering melakukan apa yang diinginkan hati kita, bukan yang dikehendaki Tuhan. Bahkan suasana hidup sering mempengaruhi ketaatan kita dalam melakukan kebenaran. Bisa saja kita tidak dapat bertahan melakukan kebenaran karena takut menghadapi resiko atau takut kehilangan apa yang kita punya, seperti jabatan, relasi, harta, nama baik dan yang lainnya. Namun hari ini kita merenungkan bahwa sebagai pengikut Kristus, baiklah kita melakukan kehendak Kristus yang adalah kebenaran sejati (band.Yoh.14:6). Kebenaran dunia dan manusia bisa berubah-ubah, namun Kristus tidak akan berubah, kasihNya, kesetiaanNya, janjiNya kekal selamanya.Amin!(AS)
Penulis
Pdt. Augustina Simaremare
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (Hesekiel 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan