Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renunganYeremia 3: 23
Sesungguhnya, bukit-bukit pengorbanan adalah tipu daya, yakni keramaian di atas bukit-bukit itu! Sesungguhnya, hanya pada TUHAN, Allah kita, ada keselamatan Israel ! (Yeremia 3: 23)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Setiap orang menginginkan jaminan dan keselamatan di dalam hidupnya. Banyak yang mencari jaminan di dalam dunia ini dengan harta, jabatan atau hubungan/relasi yang dianggap mampu memberikan jaminan dan keselamatan. Bangsa Israel pun demikian, mereka mencari keselamatan di tempat yang salah. Mereka berharap pada bukit-bukit dan lereng gunung, tempat mereka mempersembahkan korban bagi berhala. Dunia menawarkan banyak sumber “keselamatan” palsu, Mungkin itu semua memberi rasa aman sesaat, tetapi pada akhirnya tidak bisa menolong hidup manusia itu sendiri.
Lalu kepada siapa kita mencari jaminan keselamatan? Hanya pada Tuhanlah ada keselamatan. Tuhan membebaskan kita dari hukuman maut. Tuhan memberikan damai sejahtera yang tidak bisa dibeli dengan uang. Hal ini digenapi di dalam Yesus Kristus. Yohanes 14:6 berkata, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.” Kristus adalah wujud nyata janji Tuhan bahwa keselamatan hanya ada pada-Nya.
Pesan Yeremia bukan hanya kritik, tetapi juga undangan. Allah memanggil Israel untuk kembali. Ia tidak ingin umat-Nya tersesat. Begitu juga kita hari ini: Jika kita terlalu bergantung pada materi, mari kita kembali kepada Allah sumber berkat sejati. Jika kita merasa kuat dengan diri sendiri, mari kita mengakui kelemahan kita di hadapan Tuhan. Jika kita sedang bingung dan tidak tahu jalan, mari kita percaya bahwa hanya Tuhanlah penolong kita. Saudaraku, janganlah tertipu dengan bukit-bukit dunia: uang, kuasa, popularitas itu semua tidak bisa menggantikan Allah. Utamakan Tuhan dalam setiap keputusan: doa, firman, dan ketaatan harus menjadi dasar hidup. Amin. (ES)
Penulis
Pdt. Eva Marlina Sinaga
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (Hesekiel 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan