Berjalan Dalam Pengharapan
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan1 Tawarikh 4:10
DOA YANG MENGUBAH HIDUP Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: “Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!” Dan Allah mengabulkan permintaannya itu (1 Tawarikh 4:10)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Yabes adalah seorang tokoh Alkitab yang dikenal bukan karena silsilah yang panjang atau jabatan besar melainkan karena doanya yang berkenan kepada Allah. Nama Yabes berarti “Kesakitan” atau “penderitaan”. Ibunya menamai dia demikian karena melahirkannya dengan kesakitan. Yabes tidak terjebak oleh arti namanya, tetapi dia datang kepada Allah dalam doa. Ia bersandar hanya kepada Allah Israel, Allah yang setia. Yabes orang biasa tetapi imannya luar biasa, ia berseru kepada Allah Israel meminta berkat Tuhan. Yabes memulai doanya dengan meminta berkat dari Allah. Berkat Allah mencakup pemeliharaan, penyertaan Tuhan. Yabes sadar bahwa berkat dan perluasan daerah kekuasaan tidak berarti tanpa penyertaan Tuhan. Tangan Tuhan melambangkan kuasa, perlindungan dan pimpinan. Tanpa penyertaan Tuhan berkat yang kita minta dari Tuhan bisa menjadi beban. Ayat ini ditutup dengan kalimat: “Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.” Tidak dijelaskan bagaimana cara Allah mengabulkannya dan kapan waktunya, tetapi satu hal yang pasti: Tuhan menjawab doa yang lahir dari iman dan ketulusan. Saudaraku, Dalam setiap keberhasilan kita perlu kehadiran Tuhan. Jangan hanya meminta hasil tetapi mintalah Tuhan berjalan bersama kita. Kita boleh berdoa agar Tuhan melindungi keluarga kita, menjaga dari dosa dan menyembuhkan luka batin. Kita boleh datang kepada Allah apa adanya, masa lalu tidak menghalangi masa depan di dalam Tuhan. Doa yang benar mampu mengubah arah hidup. Allah akan mendengarkan doa yang tulus dan Allah tidak memandang latar belakang kita tetapi iman kepercayaan kita kepada-Nya. Amen (ES)
Penulis
Pdt. Eva Marlina Sinaga
Pengharapan kristiani meneguhkan langkah kita di tengah keadaan apa pun.
Baca renungan
Pdt. Banner Siburian
DEBATA MANGALEHON TONDI HANGOLUAN (Hesekiel 37:1-14) Diloas Debata do bangso Israel tarbuang tu habuangan Babel, anggiat nian marhite habuangan i gabe ditanda nasida Debata, jala mulak muse tu Debata marhite hamubaon ni...
Baca renungan
Gr. Tumpal Sitanggang
Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap b...
Baca renungan