(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Sabtu, 26 September 2026 - KEKUATAN KITA AKAN MENEMUI JALAN BUNTU

26 Sep 2026 00:30 👁 11 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Sabtu, 26 September 2026 - KEKUATAN KITA AKAN MENEMUI JALAN BUNTU

“Maka berbicaralah ia, katanya: Inilah firman TUHAN kepada Zorobabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.” (Zakharia 4:6)

Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami. Kiranya kasih karunia Tuhan senantia menaungi hidup kita. Saudaraku! Zerubabel, diberi tanggung jawab besar untuk membangun kembali Bait Suci yang telah hancur. Tantangannya luar biasa: sumber daya sangat terbatas, musuh mengepung, dan moral rakyatnya sedang berada di titik terendah. Secara logika manusia, misi ini mustahil berhasil.

 1. Bukan Kekuatan Kita, tapi Kuasa-Nya

Di tengah keputusasaan, Tuhan mengirimkan pesan yang sangat radikal melalui nabi Zakharia. Tuhan tidak berkata, "Ayo Zorobabel, kumpulkan tentara yang lebih banyak," atau "Bekerjalah lebih keras lagi." Sebaliknya, Tuhan justru menegaskan bahwa keberhasilan proyek besar itu sama sekali tidak bergantung pada keperkasaan (daya militer/kekuasaan) atau kekuatan (kemampuan fisik/materi) manusia. Keberhasilannya murni bergantung pada satu hal: Roh Tuhan.

2. Mengubah Fokus: Dari 'Aku' Menjadi 'Roh-Ku'

Dunia sering kali mendikte kita untuk focus mengandalkan kekuatan diri sendiri: koneksi, kepintaran, atau kerja keras. Memiliki semua itu tentu tidak salah, namun masalah muncul ketika kita menjadikannya sebagai tuhan-tuhan kecil dalam hidup kita. Kita mengira bahwa dengan keperkasaan kita, semua masalah bisa selesai. Melalui ayat ini, kita diingatkan untuk mengubah fokus. Ketika kita mulai mengandalkan Roh Kudus, cara pandang kita terhadap masalah akan berubah. Roh Kudus bekerja dengan cara-cara yang tidak bisa dijangkau oleh akal manusia: yaitu hikmat, jalan, dan mengalirkan kedamaian di tengah badai yang berkecamuk.

Saudaraku apa "Bait Suci" yang sedang anda bangun atau perjuangkan saat ini? Apakah itu pemulihan keluarga, karier, kesehatan yang menurun, atau pelayanan yang terasa berat? akui keterbatasan kita di hadapan Tuhan. Serahkan beban itu dan katakan, "Tuhan, aku tidak mampu melakukannya sendiri. Biarlah Roh-Mu yang mengambil alih dan berkarya dalam hidupku." Amin!  (JRT)

Pdt. Jusuf Roy Turnip, S.Th

Penulis

Pdt. Jusuf Roy Turnip, S.Th

Artikel Lainnya