(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Kamis, 26 Maret 2026 - MENATA ULANG PRIORITAS DI TENGAH HIRUK-PIKUK DUNIA

26 Mar 2026 00:30 👁 1 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Kamis, 26 Maret 2026 - MENATA ULANG PRIORITAS DI TENGAH HIRUK-PIKUK DUNIA

"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (Matius 6:33)

Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus! Saudaraku! Dunia yang kita tinggali saat ini adalah dunia yang serba cepat, sering kali memaksa kita untuk mengejar "semuanya itu" (pekerjaan, finansial, reputasi, kenyamanan) sebagai prioritas utama. Kekhawatiran akan hari esok seolah menjadi bahan bakar yang membuat kita berlari tanpa henti, bahkan sering kali membuat kita mengabaikan hal yang paling esensial.

Dalam Matius 6:33, Yesus memberikan sebuah formula kehidupan yang membalikkan logika dunia. Ia tidak melarang kita bekerja atau memikirkan kebutuhan fisik, tetapi Ia mengatur ulang skala prioritas kita: "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya". Apa artinya mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya? Ini bukan hanya soal rajin beribadah. Ini adalah tentang menempatkan pemerintahan Tuhan Yesus di atas setiap sisi hidup kita; keputusan bisnis, relasi keluarga, penggunaan uang, dan tujuan hidup. Kebenaran Allah adalah standar hidup yang sesuai dengan kehendak-Nya, bukan mengikuti arus dunia. Ketika kita menjadikan perjumpaan dengan Tuhan sebagai prioritas utama sebelum berinteraksi dengan dunia, kita mendapatkan perspektif yang bijaksana. Kita belajar bahwa hidup lebih penting dari sekadar makanan, dan tubuh lebih penting dari pakaian. Mencari Kerajaan-Nya berarti berinvestasi untuk kekekalan, bukan hanya mengejar kesenangan sesaat.

Kalimat "maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu" adalah janji, bukan komoditas tukar. Tuhan tidak berjanji menjadikan kita kaya raya materi, tetapi Ia berjanji akan memelihara kebutuhan kita (sandang, pangan, papan) saat kita hidup selaras dengan kehendak-Nya. Kebahagiaan sejati dan damai sejahtera ditemukan saat kita percaya penuh pada pemeliharaan Tuhan. Hari ini, tanyakan pada diri sendiri: "Apa yang paling menyita waktu dan pikiran kita?" Jika kekhawatiran dan ambisi duniawi lebih besar daripada kerinduan akan Tuhan, mari kita bertobat. Mulailah hari dengan mencari wajah-Nya, dan percayakan masa depan kepada-Nya. Ketika Tuhan menjadi yang terutama, segala sesuatu yang benar-benar kita butuhkan akan cukup pada waktu-Nya. Amin (JRT)

Pdt. Jusuf Roy Turnip

Penulis

Pdt. Jusuf Roy Turnip

Artikel Lainnya

Rabu, 25 Maret 2026 - Mencari Tuhan Sungguh

Pdt. Santy Elfrida Sitompul Pdt. Santy Elfrida Sitompul

"Carilah TUHAN, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati ; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan TUHAN.” (Zefanya 2 : 3) Nabi Zefanya meny...

Baca artikel