(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Jumat, 10 Juli 2026 - PEGANGLAH TEGUH IMANMU

10 Jul 2026 00:30 👁 26 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Jumat, 10 Juli 2026 - PEGANGLAH TEGUH IMANMU

“Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.” (Heber 10:23)

Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, dalam sejarah Gereja HKBP, hari ini disebut juga sebagai hari Manjujung Baringinna, dimana dalam Sinode Godang tanggal 10-11 Juli 1940, terpilih orang Batak pertama menjadi Ephorus HKBP, yaitu Pdt. K. Sirait. Sebelumnya yang menjadi Ephorus HKBP adalah orang-orang Barat yang diutus oleh Badan Zending.

Melalui peringataan Manjujung Bariginna HKBP, Firman Tuhan menyapa kita: supaya tetap berpegang teguh pada pengakuan tentang pengharapan kita akan Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang mengosongkan diriNya dalam rupa manusia yang fana untuk menjadi kurban keselamatan. Dia adalah Imam Agung yang mengorbankan diriNya sekali untuk selama-lamanya, agar manusia memperoleh keselamatan melalui darahNya yang tercurah di kayu salib.

Kata “berpegang” dalam bahasa Yunani disebut katecho, yaitu menggenggam erat; jangan lepaskan. Ibaratkan seorang pelaut yang menggenggam erat tali layar perahunya dalam melewati gelombang besar. Demikian juga kita, jangan pernah lepaskan genggaman imanmu, sekalipun gelombang besar kehidupan menghempas. Sekali kita lepas genggaman kita, maka kapal kehidupan kita pasti karam. Tetapi bila kita gengam erat, maka layar iman kita akan mengarahkan kita keluar dari gelombang kehidupan dan membawa kita ke pulau damai sejahtera. Kata “pengakuan tentang pengharapan” itu merujuk pada pengakuan iman kita tentang kesiapaan Yesus Kristus dalam hidup kita. Dimana kita harus mengaku bahwa Dia adalah Tuhan sang Juru selamat kita orang berdosa, dan dalam pengharapan yang besar dosa kita dihapuskanNya. Dia bukan hanya Tuhan ketika kita senang, tetapi Dia juga Tuhan ketika kita susah; maka susah senang kita tetap menyembah Dia dengan kesungguhan hati dan berharap akan pertolonganNya saja. Dia tidak pernah ingkar akan setiap janjiNya, maka setialah apapun yang terjadi dalam hidup kita. Sekalipun kematian menghinggapi kita, percayalah janji Tuhan kepada orang yang setia adalah kerajaanNya yang kekal.

Pdt. Mangatur J Simanungkalit, S.Th

Penulis

Pdt. Mangatur J Simanungkalit, S.Th

Artikel Lainnya