(061) 4511325 [email protected] Jl. Jend. Sudirman No. 17A, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Daily Bread

Rabu, 5 Agustus 2026 - Berlari dengan Tujuan Iman

05 Aug 2026 00:30 👁 6 views
Bagikan:
WhatsApp Facebook Gmail X
Rabu, 5 Agustus 2026 - Berlari dengan Tujuan Iman

Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! 1 Korintus 9:24

Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan.

Rasul Paulus memakai gambaran perlombaan untuk menjelaskan kehidupan iman. Dalam sebuah pertandingan, semua pelari masuk ke gelanggang, tetapi tidak semua memperoleh hadiah. Mereka yang menang adalah orang yang berlari dengan tujuan, disiplin, tekun, dan tidak mudah menyerah. Demikian juga hidup orang percaya. Kita tidak dipanggil untuk hidup sembarangan, tetapi untuk menjalani iman dengan kesungguhan hati.

Renungan ini mengingatkan kita bahwa hidup Kristen adalah perjalanan yang membutuhkan arah. Banyak orang berlari dalam hidup ini, tetapi tidak semua tahu ke mana tujuannya. Ada yang berlari mengejar harta, jabatan, pujian, atau kesenangan dunia. Semua itu bisa berguna, tetapi tidak boleh menjadi tujuan utama. Tujuan kita adalah hidup yang berkenan kepada Tuhan dan memperoleh mahkota kehidupan yang kekal.

Ada ilustrasi sederhana: seorang pelari tidak akan menoleh terus-menerus ke belakang jika ingin sampai di garis akhir. Ia memusatkan pandangannya ke depan, mengatur napas, dan menjaga langkah. Demikian juga kita. Jangan terlalu lama terikat pada kegagalan masa lalu, luka hati, atau penilaian orang. Arahkan mata iman kepada Kristus. Latihlah hidup rohani melalui doa, firman, ibadah, dan perbuatan kasih setiap hari, supaya langkah kita tetap lurus dan kuat.

Garis besar renungan ini jelas: pertama, hidup beriman harus memiliki tujuan; kedua, iman membutuhkan disiplin dan ketekunan; ketiga, hadiah sejati berasal dari Tuhan, bukan dari dunia.

Saudaraku, pada hari ini marilah kita berlari dengan cara yang benar. Jalani pekerjaan, keluarga, pelayanan, dan pergumulan dengan iman yang teguh. Jangan menyerah di tengah jalan. Kristus sudah menanti di garis akhir dengan kasih dan kemenangan. Amin.

Pdt. Jarnata Sirait, S.Th

Penulis

Pdt. Jarnata Sirait, S.Th

Artikel Lainnya