“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.” (Pengkhotbah 3:1)
Jemaat yang dikasihi Tuhan, salah satu godaan terbesar umat manusia jatuh ke dalam dosa adalah ketika dia merasa bahwa waktunya masih panjang hidup di dunia ini. Sehingga dia selalu menunda-nunda melakukan sesuatu hal yang baik dalam hidupnya. Misalnya saja: ada orang menunda dirinya untuk bertobat, karena dia merasa: belum sukses, belum kaya, belum makmur. Dia menunda dirinya untuk melakukan kebaikan dalam hidupnya karena dia merasa masih ada kesempatan untuk melakukannya dihari yang akan datang. Dia menunda rajin gereja, rajin berdoa, rajin membaca Firman, karena dia beranggapan masih panjang hari.
Orang-orang seperti inilah pada akhirnya terlena dalam hidupnya, dan akhirnya terkejut: bahwa waktu yang diberikan kepadanya sudah habis. Ketika itu terjadi, maka penyesalan sebesar apapun tidak akan ada gunanya. Sama seperti orang kaya yang jahat dan Lazarus yang miskin di Lukas 16:19-31. Orang kaya jahat itu menyesal, karena tidak mempergunakan waktu yang ada padanya untuk melakukan segala apa yang diinginkan Tuhan dalam hidupnya.
Jemaat Tuhan, Firman Tuhan hari ini dengan tegas mengingatkan kita bahwa: pertama, apapun keadaan kita saat ini: kaya-miskin; sehat-sakit; berjabatan tinggi-tidak punya jabatan; tua-muda, semuanya ada masanya. Jangan karena keadaan kita, kita semakin jauh dari Tuhan. Tetapi pakailah segala apa yang kita punya sebagai SUATU KESEMPATAN/WAKTU untuk mendekatkan diri kepadaNya. Kedua, ketika Allah memberikan waktu atau KESEMPATAN kepada kita untuk melakukan segala yang baik, jangan pernah menundanya, bersegeralah melakukannya. Ketiga, ingatlah bahwa kita dan segala yang kita miliki mempunyai batasan yang disebut WAKTU/MASANYA. Oleh karena itu, jangan pernah menyandarkan diri kepadanya. Tetapi bersandar dan percayalah kepada Allah yang tidak ada batasnya. Sebab Allah kita adalah yang Alpa dan Omega, yang awal dan yang akhir; yang hidup diluar waktu yaitu KEKEKALAN. Jadi, pergunakanlah waktumu sebaik mungkin.


