“Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan.” (Kolose 1: 15)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Kita mungkin sering mendengar orang berkata kalau di gereja tidak boleh berkata kasar, tidak boleh berbohong, tidak boleh berpikiran kotor, dan lain-lain. Perkataan ini tentu ada benarnya, tetapi lebih sering disalahartikan: “Kalau di gereja tidak boleh, maka di luar gereja boleh!” Pemahaman seperti ini mungkin sering kita jumpai dalam lingkungan kekristenan hari ini.
Rasul Paulus, mengajarkan kepada jemaat di Kolose bahwa segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia (16). Ini adalah sebuah ajaran Kristologi yang tegas sehingga jemaat di Kolose tidak jatuh pada ajaran sesat. Ajaran populer yang berkembang saat itu mengajarkan bahwa dunia/ materi adalah jahat sehingga Allah tidak mungkin menjadi manusia. Selain itu, ajaran tersebut mengatakan bahwa Allah tidak mengurusi perkara duniawi (sekuler), melainkan hanya hal-hal rohani. melalui iman kepada Kristus menerima keselamatan, pengharapan akan kemuliaan. Semua inilah yang mendorong Paulus: ia bergumul dengan seluruh iman kepada Kristus yang bekerja begitu dahsyat di dalam dirinya. Hal ini juga mengajak kita untuk hidup bagi Kristus dalam kuasa Kristus dan dengan seluruh energi yang diberikan Kristus
Rasul Paulus menentang itu karena meyakini bahwa Yesus adalah Allah yang telah menjadi manusia. Ia adalah Allah yang menciptakan segala sesuatu dan segala sesuatu untuk Dia. Dengan demikian, tidak ada hal rohani atau sekuler, melainkan semua yang ada adalah ciptaan Allah. Firman Tuhan mengajarkan bahwa segala sesuatu adalah milik Allah dan berada dalam pengamatan-Nya. Oleh karena itu, sebagai anak Tuhan, kita semestinya melakukan segala sesuatu untuk memuliakan-Nya. Kalau Anda adalah seorang pekerja, bekerjalah untuk Tuhan. Amin (ARS)


