Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh. Memang kamu tahu, bagaimana kami bekerja di antara kamu oleh karena kamu. Tesalonika 1:5
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Rasul Paulus menegaskan bahwa Injil yang ia beritakan kepada jemaat Tesalonika bukan sekadar rangkaian kata-kata indah. Injil itu datang dengan kuasa, oleh Roh Kudus, dan dengan keyakinan yang penuh. Artinya, kabar baik tentang Yesus Kristus bekerja nyata—mengubah hati, membaharui hidup, dan melahirkan iman yang teguh. Injil yang sejati selalu menampakkan dampaknya dalam kehidupan orang percaya.
Inspirasi dari ayat ini mengingatkan kita bahwa iman Kristen tidak berhenti pada pengetahuan rohani. Injil menjadi hidup ketika Roh Kudus bekerja di dalam kita, memampukan kita percaya, taat, dan bertumbuh. Keyakinan penuh bukan lahir dari kemampuan manusia, melainkan dari karya Allah yang meneguhkan kebenaran-Nya di dalam hati kita.
Garis besar renungan ini sederhana. Pertama, Injil adalah kabar keselamatan yang berkuasa, bukan teori kosong. Kedua, Roh Kudus adalah Pribadi yang membuat Injil dimengerti dan dihidupi. Ketiga, iman yang sejati akan terlihat melalui perubahan hidup dan kesaksian nyata. Bayangkan sebuah lampu yang terhubung dengan sumber listrik. Selama arus mengalir, lampu itu menyala dan menerangi sekelilingnya. Namun tanpa aliran listrik, lampu hanya benda mati. Demikian juga Injil dalam hidup kita. Ketika Roh Kudus bekerja, Injil menerangi pikiran, menghangatkan hati, dan menuntun langkah kita setiap hari.
Di tengah dunia yang sarat kata-kata tetapi miskin kebenaran, firman ini mengajak kita memeriksa diri: apakah Injil sungguh berkuasa dalam hidup kita? Apakah iman kita terlihat dalam kasih, kesetiaan, dan pengharapan? Kiranya kita tidak hanya mendengar Injil, tetapi menghidupinya—sehingga melalui hidup kita, orang lain merasakan kuasa Allah yang nyata.
Kiranya Tuhan meneguhkan iman kita, sehingga Injil terus bekerja dengan kuasa dalam setiap aspek kehidupan kita. Amin.


