MENELADANI MISI PELAYANAN YESUS
“Roh Tuhan ada padaKu, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.” (Lukas 4:18-19)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Injil Lukas mencatat bahwa setelah berpuasa 40 hari di padang gurun, Yesus memulai pelayananNya dengan mewartakan bahwa kedatanganNya ke dunia untuk menyatakan dan menghadirkan pembebasan. Nas hari ini mengisahkan bahwa ketika Yesus kembali ke Nazaret, tempat Dia dibesarkan, di suatu hari Sabat, Ia membaca taurat, lalu duduk dan mengajar, sebagai rangkaian dari ibadah di sinagoge. Yesus memulai pengajaranNya dengan penuh kuasa Roh dan membaca Kitab Yesaya 61:1-2 yaitu isi nas ini. Dalam misi pelayanan Yesus, Ia hadir bagi mereka yang lemah, yang disebut orang miskin (orang-orang Yahudi yang jatuh miskin akibat pajak tinggi yang dikenakan penguasa Roma), orang tawanan (orang yang ditahan karena hutang akibat kemiskinan dan pajak tinggi), orang buta (mereka yang sakit secara fisik, apakah itu buta, lumpuh, sakit kusta, pendarahan), dan orang yang tertindas (merujuk kepada pembebasan orang-orang Israel dari penindasan Roma, dimana banyak orang Israel yang menjadi budak orang Romawi). Saudaraku! Demikianlah kehadiran Yesus yaitu bagi mereka yang lemah. Ia hadir menyampaikan kabar baik, yaitu Kerajaan Allah; kebenaran, kasih, keadilan, pengharapan, sukacita, damai sejahtera, pengampunan, solidaritas, dan persaudaraan. Nilai-nilai inilah yang diajarkan Yesus sepanjang pelayananNya agar mereka yang menderita mampu bangkit dari keterpurukan sehingga tetap berpengharapan kepada Allah. Yesus juga hadir menyembuhkan segala penyakit mereka dan memerdekakan kita dari kuasa dosa. Saudaraku, mengawali tahun yang baru ini, mari kita sedia meneladani Yesus dan sedia menghadirkan kerajaanNya dengan kuasa RohNya. Amin! (AS)


