Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. (Roma 12 : 9)
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. Kasih adalah kata yang paling sering diucapkan, tetapi sangat sulit untuk dilakukan. Banyak orang bisa berkata “aku mengasihimu”, namun tidak semua kasih itu lahir dari hati yang tulus. Kasih diuji ketika kita disakiti mampu untuk mengampuni, ketika dikecewakan tetap setia dan berbuat baik. Rasul Paulus dalam surat Roma mengingatkan bahwa kasih Kristen haruslah keluar dari hati yang telah diperbaharui oleh Tuhan. Kasih yang pura-pura bisa terlihat baik di luar, tetapi kosong di dalam. Kasih itu mudah berubah ketika tidak dihargai. Kasih seperti ini tidak lahir dari Kristus, melainkan dari ego dan kepentingan diri. Kasih yang tulus tidak lahir dari usaha manusia itu sendiri, tetapi dari hidup yang terus diperbarui oleh Roh Kudus.
Paulus melanjutkan “Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik” artinya kasih bukan berarti membenarkan atau membiarkan kejahatan, Kasih bukan kompromi dengan ketidakadilan tetapi kasih Kristen selalu berdiri di atas kebenaran Allah. Menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik bukan sekedar soal tahu mana yang benar dan yang salah melainkan soal pilihan hati setiap hari untuk kita lakukan sesuai dengan firman-Nya. Untuk itu dibutuhkan hubungan yang dekat dan taat kepada Tuhan supaya kita mampu untuk melakukan kasih yang tulus, menjauhi kejahatan dan melakukan kebaikan.
Saudaraku, Yesus mengasihi manusia tanpa syarat, tanpa pamrih, tanpa topeng, Ia mengasihi sampai Ia tersalib, bahkan ketika kasih-Nya ditolak oleh umatNya Ia tetap mengasihi. Jika kita mengaku pengikut Kristus, maka kasih kita harus mencerminkan kasih-Nya. Kiranya Tuhan menolong kita untuk menanggalkan topeng rohani, dan hidup dalam kasih yang tidak pura-pura, demi kemuliaan nama-Nya. Amen (ES)


